SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebuah unggahan yang mengabarkan dugaan aksi pencurian sepeda motor (curanmor) di area parkir Bank Mandiri, Jalan A. Yani, Singaraja, Sabtu (3/10/2026) pagi mendadak geger di media sosial Facebook.
Namun, setelah diselidiki pihak kepolisian, narasi kehilangan motor tersebut murni akibat pemiliknya yang lupa lokasi parkir.
Peristiwa ini bermula saat orang yang disebut kehilangan motor, pria berinisial FI, 57, warga Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng, mendatangi mesin ATM Bank Mandiri sekitar pukul 09.30 WITA.
Tak lama berselang, ia mendadak panik lantaran sepeda motor Honda Scoopy miliknya bernomor polisi DK 4182 UAV tak ada lagi di pelataran parkir bank.
Kepanikan tersebut lantas diunggah oleh salah seorang pemilik akun media sosial.
Dalam narasi liar yang beredar, insiden itu sempat memicu spekulasi tuduhan liar terhadap warga asal Indonesia Timur yang dituduh mengambil motor tersebut.
Menerima informasi keresahan warga, Tim Pamapta II Polres Buleleng bergerak cepat menyambangi lokasi kejadian untuk mengumpulkan bukti dan meminta keterangan FI.
Namun, kejutan terjadi saat petugas menyisir area sekitar lokasi. Sepeda motor Honda Scoopy yang dikira raib tersebut rupanya terparkir rapi dan aman di pelataran parkir Rumah Sakit Kertha Usada Singaraja—lokasi yang tak jauh dari bank tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz mengatakan, polisi telah melakukan pencocokan dokumen kendaraan dan mengamankan unit Scoopy tersebut.
”Pelapor akhirnya menyadari telah terjadi kekeliruan dalam mengingat lokasi awal ia memarkir kendaraan. Pelapor mengira mendatangi Bank Mandiri dengan mengendarai motor, padahal ia berjalan kaki dari area parkir rumah sakit menuju ke bank,” terang Iptu Yohana, Minggu (4/10/2026).
Dengan ditemukannya sepeda motor tersebut dalam kondisi utuh dan aman, Polres Buleleng memastikan tidak ada unsur tindak pidana pencurian dalam peristiwa ini.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru menyebarkan narasi liar atau menuding pihak-pihak tertentu di media sosial sebelum ada kepastian fakta dari pihak berwenang.
”Kami tegaskan tidak ada kejadian pencurian. Kendaraan sudah diserahkan kembali kepada pemiliknya setelah diperiksa, dan yang bersangkutan telah mengakui murni lupa memarkirkan kendaraannya,” tandas Yohana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng