Antrean BBM Makin Mengular, Arus Lalu Lintas Jalur Utama Singaraja Dialihkan

Eka Prasetya • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 15:12 WIB
ALIHKAN ARUS: Petugas Dinas Perhubungan Buleleng mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani imbas antrean kendaraan yang mengular di SPBU Banyuasri untuk mendapatkan BBM. (Pemkab Buleleng)
ALIHKAN ARUS: Petugas Dinas Perhubungan Buleleng mengalihkan arus lalu lintas di Jalan Ahmad Yani imbas antrean kendaraan yang mengular di SPBU Banyuasri untuk mendapatkan BBM. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berkepanjangan di kawasan Bali utara berdampak serius terhadap kelancaran arus lalu lintas di Kota Singaraja dan sekitarnya.

Guna mengurai kemacetan parah akibat kendaraan mengantre hingga meluber ke jalan utama, Dinas Perhubungan (Dishub) Buleleng memberlakukan pengalihan arus lalu lintas melalui sistem buka-tutup pada Kamis (15/10/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan antrean panjang kendaraan pengantre BBM di depan SPBU Anturan, Jalan Raya Singaraja-Gilimanuk, memanjang dan memakan hingga separuh badan jalan.

Atas kondisi tersebut, arus lalu lintas kendaraan pribadi dari arah Singaraja menuju Gilimanuk dialihkan melalui jalur alternatif via Desa Tukadmungga menuju Desa Anturan, Desa Kalibukbuk, hingga keluar di Simpang Lima Lovina.

Pengalihan arus lalu lintas juga terjadi di kawasan pusat kota, tepatnya di Jalan Ahmad Yani sekitar Bundaran Banyuasri. 

Penumpukan kendaraan yang hendak mengisi BBM di SPBU Banyuasri dan SPBU Ahmad Yani memicu kemacetan di sepanjang jalur protokol tersebut.

Dampaknya, arus lalu lintas dari arah Amlapura yang biasanya berbelok ke kiri mengitari bundaran menuju arah barat, kini dialihkan berbelok ke kanan melintasi kawasan Terminal Banyuasri dan keluar di sebelah barat Pasar Banyuasri.

Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng, Cok Adithya Wira Putra menjelaskan, rekayasa lalu lintas diterapkan secara fleksibel menyesuaikan eskalasi antrean di lapangan.

”Pengalihan arus lalu lintas kami lakukan secara situasional dengan menerapkan skema buka-tutup. Ketika terjadi antrean yang terlalu panjang hingga meluber dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas, maka kami upayakan ada pengalihan arus,” ujar Cok Adithya, Kamis (15/10/2026).

Ia menambahkan, Dishub Buleleng terus menerjunkan personel dan berkoordinasi secara intensif dengan instansi lintas sektor demi memastikan mobilitas warga tetap berjalan aman.

”Kami terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait, baik itu TNI, Polri, maupun Satpol PP untuk mengoptimalkan pengawasan arus lalu lintas sehingga tidak sampai melumpuhkan aktivitas masyarakat,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Kelangkaan BBM Bali Pengalihan Arus Singaraja SPBU Banyuasri Dishub Buleleng