Geber Suara Musik Sambil Mabuk, 6 Pemuda Buleleng Diangkut ke Polsek Singaraja

Francelino Junior • Dipublikasikan Sabtu, 17 Oktober 2026 | 17:50 WIB
DIANGKUT KE POLSEK: Polisi mengamankan enam orang pemuda yang tengah mabuk sambil memutar suara musik keras-keras. Aksi mereka meresahkan warga yang tengah antre BBM di SPBU Penarukan. (Polsek Kota Singaraja)
DIANGKUT KE POLSEK: Polisi mengamankan enam orang pemuda yang tengah mabuk sambil memutar suara musik keras-keras. Aksi mereka meresahkan warga yang tengah antre BBM di SPBU Penarukan. (Polsek Kota Singaraja)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Aksi tidak terpuji ditunjukkan sekelompok pemuda di Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng. 

Di tengah suasana melelahkan warga yang sedang mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga larut malam, enam warga lokal justru nekat menggelar pesta minuman beralkohol (mikol) sambil memutar musik dengan volume kencang di seberang Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Penarukan, Jumat (17/10/2026) malam.

Aksi yang meresahkan ketertiban umum tersebut sempat terekam kamera warga hingga viral di media sosial. 

Dalam video yang beredar, tampak sejumlah pria duduk santai di sebuah kios sambil menghidupkan speaker portable dengan suara memekakkan telinga, padahal tepat di seberang jalan ratusan pengendara sedang lelah bertahan dalam antrean panjang bensin.

Kapolsek Singaraja, Kompol Gede Juli, mengungkapkan bahwa personel Polsek Singaraja yang sedang bersiaga mengamankan SPBU Penarukan awalnya sudah berupaya melakukan tindakan persuasif dengan mendatangi lokasi dan memberikan imbauan secara baik-baik.

”Personel yang bertugas di SPBU Penarukan menghampiri mereka dan memberi imbauan agar mematikan musik keras tersebut karena sangat mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat di malam hari,” ujar Kompol Gede Juli, Sabtu (17/10/2026).

Namun, teguran humanis dari petugas justru tidak dihiraukan. Dalam pengaruh alkohol, salah seorang dari mereka malah nekat terus berjoget mengikuti irama musik seolah menantang imbauan polisi.

Mencegah timbulnya gesekan emosi dari para pengantre BBM yang terganggu, tim gabungan Polsek Singaraja dibantu BKO Polres Buleleng bergerak ke lokasi dan mengamankan seluruh pemuda tanpa perlawanan berarti.

Adapun enam warga yang berhasil diangkut ke markas polisi yakni tiga pria dewasa berinisial Kadek J, Komang AY alias Lapas, dan Dewa GA, serta tiga orang oknum pelajar berinisial DK, KS, dan DA. 

Seluruhnya diketahui merupakan warlok (warga lokal) asal Kelurahan Penarukan.

Selain mengamankan para pemuda yang terpengaruh alkohol, polisi juga menyita satu unit speaker portable yang digunakan untuk memutar musik.

”Semuanya langsung kami gelandang ke Mapolsek Singaraja untuk dimintai keterangan serta menjalani proses pembinaan dan hukum lebih lanjut,” tegas mantan Kabag SDM Polres Buleleng tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
Berita Buleleng Hari Ini Kelangkaan BBM Buleleng SPBU Penarukan Singaraja Polsek Singaraja Polres Buleleng