Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Anak-anak Muda Perkenalkan Tari Topeng Losari Khas Cirebon di PKB XLVI, Termuda Kelas 2 SD

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Minggu, 14 Juli 2024 | 05:05 WIB
Penampilan Tari Topeng Kelana dan Samba Khas Cirebon, Diamond Management, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (13/7) di PKB XLVI.
Penampilan Tari Topeng Kelana dan Samba Khas Cirebon, Diamond Management, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (13/7) di PKB XLVI.

radarbuleleng.id - Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVI tak hanya menjadi wadah untuk memperkenalkan tarian lokal Bali, tetapi juga tarian daerah lain.

Salah satunya Tari Topeng Losari Khas Cirebon yang dibawakan oleh Diamond Management, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (13/7) di Kalangan Ayodya, Taman Budaya Art Center.

Maestro Tari Topeng Cirebon Losari, Kartini menyampaikan Sanggar Purwa Bhakti menyuguhkan lima wanda atau karakter.

Di antaranya Klana Bandopati; Panji Sutrawinangun; Patih Jayabadra; Tumenggung magangdiraja; dan Rumyang.

Kelima tarian ini ditampilkan oleh 16 orang penari muda dari Cirebon. Bahkan paling muda masih berusia 7 tahun atau kelas 2 SD.

Sedangkan yang paling dewasa masih berada di jenjang SMA.

"Saya inginnya anak-anak muda ayolah ikut melestarikan budaya Tari Topeng Cirebon Losari yang tradisi. Supaya anak-anak dan semuanya untuk bisa melestarikan budaya," terangnya. 

Adapun tarian yang paling diminati oleh anak-anak muda di sanggarnya yakni Tari Klana Bandopati dengan gerakannya yang ber-power. 

"Tari Klana Bandopati menceritakan seorang Raja yang arogan dan ingin menguasai kerajaan," kata Kartini.

Sang raja juga digambarkan sebagai sosok yang ingin menang sendiri dan berasal dari kerajaan Kasabranga atau dari seberang. Di akhir kisah, sang raja akan dikalahkan oleh Tari Panji.

Sanggar Purwa Bhakti pun baru pertama tampil kembali di PKB setelah berganti ke generasinya.

Dirinya turut mengucapkan terima kasih kepada penyelenggara PKB XLVI yang sudah menyambut sanggarnya di Bali. Begitupun dengan penonton yang sangat antusias.

"Alhamdullilah kayaknya (penonton, red) senang, makanya saya sampai merinding. Yang nonton senang, anak-anak Ibu juga senang banget," ungkapnya.

Pasalnya, mereka baru pertama kali tampil di Bali. Persiapan PKB XLVI ini diakuinya hanya dilakukan selama setengah bulan.

Karena penari yang tampil sudah mahir dan mendapatkan penghargaan-penghargaan. 

Setelah di Bali, sanggarnya akan terbang ke Thailand untuk mengikuti lomba tari tradisi internasional.***

Editor : Donny Tabelak
#Art Center #tari topeng #pesta kesenian bali #taman budaya #pkb