RadarBuleleng.id – Umumnya, kotak amplop di acara pernikahan hanya dihias bunga atau tampil polos.
Tapi tangan kreatif Wayan Raditya, mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Bali, berhasil menyulapnya jadi karya seni yang tidak biasa.
Lewat sentuhan budaya dan teknologi, Raditya menciptakan kotak amplop dengan hiasan Barong Singapadu yang bisa bergerak menari di bagian atasnya.
Dengan konsep unik “mecanda ajak ikut” atau bercanda dengan ekor, dekorasi barong buatannya tampak hidup dan interaktif.
“Saya lihat sejauh ini belum ada yang menggabungkan fungsi kotak amplop dengan elemen seni tradisi seperti ini. Ini jadi bentuk inovasi yang mengangkat budaya,” ujar Raditya.
Karyanya terinspirasi dari barong khas Singapadu. Apalagi Singapadu merupakan kampung halamannya yang juga dikenal sebagai pusat kerajinan barong di Bali.
Baca Juga: Ketika Walter Spies ‘Kembali’ ke Bali Lewat Pameran dan Film
Menurut Raditya, karyanya itu berawal dari tugas mata kuliah mekanikal pada semester empat.
Proses kreatifnya memakan waktu lebih dari dua bulan, mulai dari sketsa, pembuatan kerangka, penataan rambut (menggunakan parasok dan rambut boneka), ukiran dari kertas, hingga tapel dari kayu pule. Finishing-nya dipercantik dengan cat akrilik, hiasan prada, dan logam ukir.
Kotak amplop berbentuk barong itu juga digerakkan oleh tiga mesin dinamo yang membuat kepala dan ekor barong bergerak selaras dengan gerakan tarian barong tradisional. "Biaya paling mahal tentu di mesin, total sekitar Rp700 ribu untuk satu set dinamo dan adaptor," jelasnya.
Raditya mengaku ini adalah pengalaman pertamanya merakit karya berbasis mekanikal. Ia bahkan sempat cemas karyanya gagal karena rambut barong tersangkut mesin, bahkan ekornya sempat patah menjelang presentasi.
Karya kreatif ini akhirnya dipamerkan dalam pameran seni ISI Bali awal April 2025 dan sukses mencuri perhatian pengunjung.
“Saya ingin membuktikan bahwa budaya bisa terus hidup dan berkembang lewat sentuhan kreatif yang relevan dengan zaman,” tutupnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya