SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Penampilan Gong Kebyar Wanita (GKW) Sanggar Mada Janu Mukti, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng, pada Sabtu (21/6/2026) mencuri perhatian.
Tampil dalam ajang Utsawa Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-38 Tahun 2026, para seniman menampilan suguhan yang enerjik dan artistik.
Mengenakan busana dominan hitam, mereka tampil penuh percaya diri di atas panggung.
Pembina sekaligus konseptor garapan, Tu Putra, menjelaskan bahwa penampilan tersebut melibatkan 35 penabuh wanita serta puluhan penari.
Mereka membawakan tiga materi utama yang dirangkai dalam satu kesatuan cerita dan pesan yang kuat.
Materi pertama adalah Tabuh Kreasi Pekak Aji, sebuah komposisi yang terinspirasi dari tokoh legenda Jayaprana dalam cerita rakyat Buleleng.
Penampilan kemudian dilanjutkan dengan Tari Janurstawa. Sementara pada bagian akhir, para seniman membawakan Sandya Gita berjudul I Bulu Pangi.
Garapan terakhir merujuk pada tradisi meboros kidang atau berburu kijang. Masyarakat di kawasan Busungbiu juga kerap menyebut kidang dengan sebutan I Bulu Pangi.
Menurut Tu Putra, keseluruhan karya sengaja dirancang untuk menggugah kesadaran generasi muda agar tidak tercerabut dari akar budaya dan tradisi yang dimiliki.
Di tengah derasnya pengaruh modernisasi, ia menilai warisan budaya lokal perlu terus dikenalkan melalui kemasan seni yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.
"Di era sekarang, generasi muda mulai lupa. Maka muncul ide untuk mengolah karya ini, agar kita kembali mengingat apa yang kita miliki dan warisi," ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya