SUKASADA, RadarBuleleng.id - Seorang balita di Buleleng berhasil selamat dari bencana alam yang terjadi pada Sabtu (9/3/2024) lalu.
Balita tersebut sempat tertimbun reruntuhan rumah. Dia akhirnya diselamatkan orang tuanya dan langsung dievakuasi ke rumah sakit.
Peristiwa itu terjadi di sebuah rumah yang terletak di kawasan Dauh Pangkung, Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu sore.
Saat itu balita perempuan yang baru berusia 4 tahun itu, tengah tidur di kamarnya.
Sekitar pukul 17.00 sore, tiba-tiba senderan rumah tetangganya jebol.
Senderan yang jebol itu langsung merusak tembok rumah hingga runtuh.
Korban yang tengah tertidur pulas langsung tertimpa batako. Orang tuanya pun berusaha mengevakuasi korban.
Beruntung korban ditemukan dalam kondisi selamat. Dia langsung dilarikan ke RSUD Buleleng guna mendapat perawatan.
Korban sempat menjalani rontgen CT Scan guna memastikan kondisi pada bagian dada dan kepala.
Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ada dampak berarti pada korban. Namun tim medis meminta korban tetap di rumah sakit karena masih memerlukan pemantauan lebih lanjut.
“Luka yang kelihatan ada di bagian tangan. Sudah penanganan di rumah sakit. Informasinya masih perlu pemantauan tim medis,” katanya.
Menurut Ariadi, keluarga korban dan tetangga pemilik senderan rumah sudah janji menanggung biaya pengobatan korban.
“Tetangganya juga berjanji memperbaiki rumah yang rusak,” kata Ariadi.
Rencananya BPBD Buleleng juga akan mengajukan bansos tidak terduga. Pengusulan bansos masih menanti surat dari Perbekel Sambangan.
“Untuk sementara baru bantuan darurat dari Dinas Sosial. Untuk bansos segera kami ajukan setelah ada surat dari desa,” ujarnya. (*)
Editor : Eka Prasetya