Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Undiksha Sulap TPS3R Panji Jadi Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Lingkungan

Eka Prasetya • Selasa, 11 November 2025 | 13:50 WIB

 

KELOLA SAMPAH: Suasana di TPS3R Desa Panji, Kabupaten Buleleng, Bali.
KELOLA SAMPAH: Suasana di TPS3R Desa Panji, Kabupaten Buleleng, Bali.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) terus menunjukkan kiprahnya dalam membangun desa berkelanjutan. 

Melalui program Desa Binaan, tim dosen Undiksha kini mengembangkan Desa Wisata Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, dengan menghadirkan inovasi bertajuk “Transformasi TPS3R sebagai Destinasi Wisata Edukasi Berbasis Eco Edu Village Tourism.”

Program yang dipimpin Nyoman Dini Andiani ini merupakan kelanjutan dari Program Kedaireka, hasil kolaborasi Undiksha dan Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Dikti Sainstek).

Fokusnya adalah memperkuat sinergi masyarakat desa dalam pengelolaan sampah terpadu, pendidikan lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis pariwisata hijau.

Dini menjelaskan, perubahan ini bukan sekadar soal mengolah limbah, tetapi juga membangun kesadaran baru tentang nilai ekonomi dan edukasi di balik sampah.

“TPS3R tidak lagi dipandang sebagai tempat pembuangan, tetapi sebagai ruang belajar dan inovasi. Masyarakat diajak melihat bahwa sampah bisa bernilai, bahkan jadi daya tarik wisata,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Melalui kolaborasi antara Pokdarwis Desa Panji, Kelompok Perempuan Ecovillage Homestay, dan Kelompok TPS3R Panji, warga desa kini aktif menciptakan wisata edukatif yang melibatkan anak-anak, pemuda, dan ibu rumah tangga. 

Wisatawan yang datang dapat belajar langsung tentang pengolahan limbah organik dan anorganik, hingga ikut praktik membuat kompos.

Untuk memperkuat program ini, Undiksha juga menyerahkan bantuan mesin pengolah plastik TTE dan HDPE, yang mampu menghasilkan berbagai produk daur ulang seperti souvenir ramah lingkungan dan tempat pensil. 

Tak hanya itu, sejumlah komposter juga disalurkan ke homestay binaan yang ada di penjuru Desa Panji.

Dalam mendukung aspek budaya, program ini juga menyalurkan bantuan peralatan serta busana tradisional bagi anak-anak muda desa, agar atraksi penyambutan wisatawan semakin berwarna.

“Undiksha ingin memastikan Desa Panji tumbuh tidak hanya secara ekonomi, tapi juga membawa nilai edukasi dan keberlanjutan. Ini bukti nyata bahwa perguruan tinggi bisa hadir langsung untuk masyarakat,” kata Dini.

Tak hanya itu, wisatawan juga diajak menyelami wisata edukasi yang memiliki alur menarik. 

Wisatawan diajak berkunjung ke Monumen Bhuana Kerta, disambut permainan tradisional megoak-goakan, lalu berkeliling desa sambil memungut sampah, belajar bertani, hingga mengunjungi Eco Village Homestay untuk melihat proses pemilahan sampah dan pembuatan pupuk kompos oleh para ibu rumah tangga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #destinasi wisata #dikti #desa #pendidikan #sukasada #undiksha #desa wisata #sampah #kompos #buleleng #edukasi #panji #TPS3R #inovasi #limbah #kementerian