SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musibah kebakaran melanda sebuah rumah warga di Banjar Dinas Asah Panji, Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (31/3/2026).
Rumah milik I Ketut Adi Pranata, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh bangunan, hangus dilalap api tanpa menyisakan barang berharga.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WITA saat korban meninggalkan rumah untuk bekerja di proyek yang lokasinya tidak jauh dari tempat tinggalnya.
Namun sekitar pukul 11.30 WITA, kabar mengejutkan datang. Rekan korban, Kadek Redana, menerima telepon dari tetangga korban, Ketut Artaya, yang menginformasikan bahwa rumah tersebut terbakar.
Mendengar hal itu, korban langsung bergegas pulang. Namun setibanya di lokasi, rumah berukuran sekitar 6 x 5 meter tersebut sudah dalam kondisi rata dengan tanah.
Warga setempat sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terlalu cepat membesar.
Bangunan yang didominasi material kayu dengan atap asbes itu ludes terbakar bersama seluruh isi di dalamnya. Saat kejadian rumah dalam kondisi kosong sehingga tidak ada korban jiwa.
Petugas dari Polsek Sukasada yang dipimpin Iptu Ketut Suka bersama Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) begitu menerima laporan.
Dari hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lapangan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik.
Dugaan tersebut diperkuat dengan tidak adanya aktivitas memasak saat rumah ditinggalkan, kecuali sebuah rice cooker yang masih terhubung dengan aliran listrik.
Sekitar pukul 14.55 WITA, Tim BPBD Buleleng tiba di lokasi untuk melakukan penanganan lanjutan sekaligus menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, matras, sembako, dan handuk kepada korban.
Meski hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut, aparat bersama perangkat desa tetap berada di lokasi hingga sore hari untuk membantu penanganan serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolsek Sukasada, Kompol I Wayan Sukarita, menyampaikan keprihatinannya atas musibah yang menimpa korban, yang diketahui berasal dari keluarga kurang mampu.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya akibat korsleting listrik, dengan memastikan peralatan listrik dalam kondisi aman saat ditinggalkan,” ujarnya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 60 juta, mengingat seluruh bangunan beserta isinya hangus terbakar. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng