Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Burdah Pegayaman Jadi Magnet di Penutupan Festasada 2026

Eka Prasetya • Senin, 20 April 2026 | 07:12 WIB
TRADISI: Atraksi Burdah Pegayaman pada ajang Festasada 2026 di RTH Bung Karno, Buleleng. (Pemkab Buleleng)
TRADISI: Atraksi Burdah Pegayaman pada ajang Festasada 2026 di RTH Bung Karno, Buleleng. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Penampilan tradisi Burdah dari Desa Pegayaman, Buleleng, menjadi magnet utama dalam penutupan Festival Seni, Adat, dan Budaya Kecamatan Sukasada (Festasada) 2026. 

Suguhan seni bernuansa religius itu menghipnotis ratusan penonton yang memadati RTH Taman Bung Karno, Sukasada, Minggu malam (19/4/2026).

Burdah tampil kuat dengan ciri khasnya yang memadukan lantunan syair islami dan gerak tradisi, utamanya gerak pencak silat. 

Harmoni tersebut menghadirkan suasana khidmat sekaligus memikat, mempertegas kekayaan akulturasi budaya yang hidup di Buleleng, khususnya di Desa Pegayaman.

Selain Burdah, malam penutupan juga diramaikan sejumlah pertunjukan seni lainnya, termasuk Tari Winayaka oleh Komunitas Temblelung SMKN 1 Sukasada yang tak kalah memukau. 

Panitia juga mengumumkan para pemenang berbagai lomba yang telah digelar selama festival. 

Mulai dari lomba karaoke tingkat SD hingga SMA/SMK, lomba mewarnai tingkat TK, mesatua Bali tingkat SD, hingga lomba baca puisi tingkat SMP dan SMA/SMK. Antusiasme peserta dan pendukung menambah semarak suasana penutupan.

Kemeriahan semakin lengkap dengan hadirnya penyanyi Bali, Bagus Wirata, yang mengajak penonton bernyanyi bersama lewat lagu-lagu populernya. 

Plt. Camat Sukasada, I Komang Budiarsana, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan Festasada 2026. 

Ia menilai festival ini menjadi bukti kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal.

“Festasada ini luar biasa. Tidak hanya meriah, tetapi juga mampu menghadirkan kekuatan budaya lokal yang menjadi jati diri masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari panitia, pelaku seni, hingga masyarakat yang telah berpartisipasi aktif selama 3 hari ini,” ujarnya.

Ia berharap Festasada terus berlanjut dan berkembang menjadi agenda budaya unggulan yang mampu menarik perhatian lebih luas. 

"Pada kesempatan ini kami mohon saran dan kritik membangun untuk kemajuan, perbaikan Festasada kedepan," pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#burdah #pegayaman #sukasada #buleleng #festival