SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Dewa Made Kaler–Sukasada, tepatnya di sebelah timur Jembatan Sambangan, wilayah Desa Sukasada, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Kecelakaan terjadi pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 18.45 WITA. Insiden tersebut tepat terjadi saat rahina kajeng kliwon.
Insiden tersebut melibatkan sebuah minibus Toyota Kijang dengan nomor polisi DK 1373 JV yang terbalik setelah hilang kendali.
Akibat kejadian tersebut, satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara lima lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, menjelaskan kejadian bermula saat kendaraan datang dari arah Denpasar menuju ke Sambangan.
Saat melintas di lokasi kejadian yang merupakan jalan menurun dan menikung, pengemudi berupaya melakukan pengereman.
"Namun rem kendaraan tidak berfungsi dengan baik. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri hingga kendaraan terbalik dan menabrak pembatas rumah di sisi kiri jalan," jelasnya.
Pengemudi kendaraan, I Kadek Budiarta, 43, warga Kelurahan Penarukan, mengalami luka lecet pada tangan kanan dan wajah. Ia dalam kondisi sadar dan dirawat di RSUD Buleleng.
Sementara itu, lima penumpang lainnya juga mengalami luka-luka. Mereka masing-masing Komang Sukerti, 33, mengalami lecet di kedua kaki dan nyeri pada tangan kanan; Gede Darsana, 66, mengalami lecet di tangan dan kaki; Luh Kompiang Nursiati, 65, mengalami luka lecet di tangan dan kaki; serta seorang balita berusia 4 tahun mengalami lecet dan benjolan di kepala bagian belakang.
Satu korban lainnya, Ketut Sarini, 72, dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami luka robek di bagian belakang kepala. Korban sempat mendapat penanganan medis di RSU KDH Bros Singaraja.
Adapun pengemudi maupun para penumpang di dalam mobil tersebut masih memiliki hubungan keluarga.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kondisi jalan di lokasi tergolong baik, beraspal, serta tidak ada hambatan pandangan.
Cuaca saat kejadian juga dilaporkan cerah. Namun, karakter jalan yang menurun dan menikung diduga menjadi faktor risiko.
Akibat kejadian tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp10 juta. Polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian untuk memperkuat penyelidikan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya