SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kebakaran melanda sebuah tempat penyulingan minyak daun cengkeh di Banjar Dinas Sambangan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Rabu (28/10/2026).
Diduga akibat kelalaian usai proses pembakaran daun cengkeh, bangunan seluas 20 x 20 meter persegi tersebut ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa amukan si jago merah tersebut pertama kali diketahui oleh salah seorang pekerja, Andri Supriyanto, 36.
Sebelum kejadian, ada tiga tungku yang digunakan untuk menyuling daun cengkeh. Andri bersama pekerja lainnya selesai memasak di tungku dua sekitar pukul 02.00 WITA dan langsung beristirahat tidur.
Namun sekira pukul 04.30 WITA, Andri terbangun dari tidurnya lantaran curiga mendengar suara kayu terbakar serta aroma hangus yang menyengat.
Saat keluar dari kamar, ia mendapati seluruh bangunan tempat penyulingan sudah dikepung api yang membesar.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, saat api mendadak membesar, para pekerja sempat berusaha memadamkan kobaran api secara manual menggunakan ember dibantu warga sekitar.
”Karena material di lokasi mudah terbakar dan angin lumayan kencang, api dengan cepat melahap seluruh bagian bangunan. Saksi kemudian langsung meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Buleleng untuk menjinakkan kobaran api,” jelasnya.
Bangunan dan lahan penyulingan tersebut diketahui milik mantan Perbekel Sambangan, I Nyoman Selamat Arya, 56. Berdasarkan keterangan awal, lokasi tersebut selama ini dikontrakkan kepada pihak pengelola.
Pihak kepolisian menduga kuat insiden kebakaran ini dipicu oleh kelalaian pekerja yang tidak memastikan sisa api di tungku pembakaran benar-benar padam sebelum ditinggal beristirahat.
”Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Mengenai total kerugian materiil, saat ini masih dalam proses pendataan oleh pemilik lokasi dan tim penyidik di lapangan,” pungkas Iptu Yohana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya