Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Jaga Kawasan Hulu, Pemkab Buleleng Tanam 1.600 Pohon di Hutan Desa Tejakula

Eka Prasetya • Sabtu, 20 Desember 2025 | 01:25 WIB

 

TANAM POHON: Aksi penanaman pohon di kawasan Hutan Desa Tejakula.
TANAM POHON: Aksi penanaman pohon di kawasan Hutan Desa Tejakula.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Musim hujan dimanfaatkan Pemkab Buleleng melakukan gerakan penghijauan secara masif.

Pemerintah menanam 1.600 pohon di kawasan Hutan  Desa Tejakula untuk menjaga kawasan hulu, khususnya di wilayah Buleleng Timur.

Aksi penanaman pohon itu dilakukan pada Jumat (19/12/2025). Penanaman melibatkan pemerintah, TNI, Polri, siswa, hingga pemuda.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, I Gede Putra Aryana mengatakan, penanaman pohon memiliki manfaat jangka panjang. Khususnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mencegah bencana akibat kerusakan lingkungan. 

“Penanaman hari ini adalah upaya kita untuk menjaga ekosistem serta mitigasi bencana. Ini sangat bermanfaat bagi anak cucu kita kelak," ujarnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara itu, Camat Tejakula, Kadek Agus Hartika menjelaskan, aksi penanaman pohon itu merupakan tindak lanjut peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia yang jatuh pada 28 November lalu.

Selain sebagai agenda rutin, gerakan ini juga dilatarbelakangi oleh meningkatnya isu lingkungan, seperti degradasi lahan dan ancaman bencana alam akibat kerusakan hutan. 

Dalam kegiatan ini, sebanyak 1.600 bibit pohon yang bersumber dari BPDAS Kementerian Kehutanan ditanam di area Hutan Desa Tejakula.

Penanaman tersebut akan dilanjutkan dan dikelola oleh Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Tejakusuma, serta direncanakan diperluas secara masif ke desa-desa lain di wilayah Kecamatan Tejakula.

Adapun jenis tanaman yang ditanam merupakan tanaman MPTS (Multipurpose Tree Species), seperti mangga, pete, alpukat, dan lengkeng. 

Selain berfungsi untuk menutup vegetasi dan memulihkan fungsi hutan, tanaman tersebut akan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat melalui hasil hutan bukan kayu.

“Tanpa lingkungan yang baik, pembangunan tidak akan berjalan optimal. Kami harap ini dapat memulihkan degradasi lahan, mengembalikan fungsi hutan, serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat,” tutupnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#hutan #bencana alam #tejakula #musim hujan #dinas lingkungan hidup #pemkab buleleng #pohon #polri #ekosistem #hutan desa #tni #bencana #penghijauan #sampah #buleleng