SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Ancaman gelombang pasang melanda kawasan pesisir Bali Utara.
Sebuah perahu nelayan milik warga hancur berantakan setelah dihantam ombak besar di tepi pantai Banjar Dinas Penyumbahan, Desa Les, Kecamatan Tejakula, Buleleng.
Musibah yang dipicu pasangnya air laut tersebut terjadi pada Rabu (19/8/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WITA.
Peristiwa tersebut mengakibatkan perahu penangkap ikan milik nelayan setempat, Gede Parta Yasa, tak lagi berbentuk.
Sapuan gelombang tinggi menghempaskan badan perahu berukuran panjang 12 meter dan lebar 1 meter tersebut hingga hancur berkeping-keping.
Tak hanya bangunan fisik perahu, tiga unit mesin tempel yang menempel pada armada pancing tersebut ikut mengalami kerusakan parah dan dipastikan tidak dapat difungsikan kembali.
Kerugian material yang ditanggung korban akibat peristiwa alam mendadak ini ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Menindaklanjuti insiden tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna melakukan pendataan kerusakan sekaligus menyalurkan bantuan darurat.
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng Gede Suyasa mengonfirmasi bahwa penanganan awal di titik lokasi bencana telah dilakukan bersama staf teknis.
"Tim sudah menindaklanjuti laporan dari Desa Les dengan melakukan asesmen kerusakan yang dialami nelayan,” kata Suyasa, Kamis (20/8/2026).
Gede Suyasa merinci estimasi nilai kerugian yang dialami oleh korban menyusul hancurnya sarana melaut tersebut.
Adapun kerusakan yang dialami mencakup satu unit perahu nelayan dengan panjang 12 meter dan lebar 1 meter, serta tiga unit mesin perahu yang tidak bisa digunakan lagi.
"Nilai kerusakan perahu dan mesin ditaksir sebesar Rp 125 juta," ungkapnya.
Guna meringankan beban awal korban yang kehilangan mata pencaharian utama tersebut, BPBD Buleleng menyerahkan bantuan darurat berupa kebutuhan pokok. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng