Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pria Buleleng Dikeroyok, Lalu Ditusuk Hingga Tembus Jantung

Ni Kadek Novi Febriani • Kamis, 18 Januari 2024 | 02:45 WIB

 

Putu Suartini memegang foto anaknya Adhi Putra Krismawan. Korban merupakan anak paling disayang ibunya. Korban tewas dikeroyok dan ditikam senjata tajam hingga tewas di Dalung, Badung, Bali.
Putu Suartini memegang foto anaknya Adhi Putra Krismawan. Korban merupakan anak paling disayang ibunya. Korban tewas dikeroyok dan ditikam senjata tajam hingga tewas di Dalung, Badung, Bali.

DENPASAR, RadarBuleleng.id – Penganiayaan yang dialami Adhi Putra Krismawan, 23, warga Kelurahan Kampung Baru, Kabupaten Buleleng, ternyata benar-benar kejam.

Hasil otopsi tim forensik di RS Prof. Ngoerah Denpasar menunjukkan bahwa penganiayaan yang dialami korban berakibat fatal. Sehingga korban meregang nyawa seketika.

Hal itu diungkap dokter forensik di RS Prof. Ngoerah, dr. Ida Bagus Alit, DMF, SpF yang juga  Dokter Penanggung Jawab Pasien (DPJP).

Alit menuturkan, korban sampai di Ruang Jenazah RS Prof. Ngoerah pada Selasa (16/1/2024) pukul 02.20 dini hari.

Dari hasil pemeriksaan luar, diperkirakan  waktu kematian kurang dari 8 jam sebelum dilakukan pemeriksaan luar.

Kemudian ditemukan pula beberapa luka-luka akibat kekerasan menggunakan benda tumpul di tubuh korban dan terdapat satu luka terbuka pada dada kanan.

"Waktu kematian kurang dari 8 jam sebelum saya periksa dan ditemukan luka di tubuhnya. Luka dari benda tumpul dan satu  luka terbuka  di dada kanan," jelasnya.

Pada tanggal yang sama pukul 17.00  sore kepolisian menerbitkan permintaan untuk dilakukan autopsi. Ditemukan sebab kematian korban ini adalah luka tusuk pada dada kanan yang mengenai jantung dengan menggunakan senjata tajam.

"Jenazah sudah dibawa oleh keluarga sudah ada serah terima oleh keluarga," tandasnya.

Dalam waktu berdekatan aksi kejahatan  terjadi secara beruntun di Bali.

Mulai kasus pemuda dikeroyok 12 orang sehingga berujung kematian di Sempidi, Dalung.  kemudian pengeroyokan  di Jalan Gunung Soputan, dan terjadi  keributan di Desa Cemagi, Badung.

Penjabat (Pj)  Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya menyatakan peristiwa yang terjadi telah ditangani aparat penegak hukum.

"Peristiwa tersebut sudah ditangani oleh aparat penegak hukum," tegasnya

Disinggung mengenai imbauan untuk Kepolisian? Menurut Purnawirawan Polisi ini  pengamanan sejauh ini  sudah baik.

Seperti  di tiap desa dan Kelurahan ada Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang bekerjasama dengan aparat Desa. 

"Serta warga masyarakat setempat menjaga keamanan wilayahnya," tandas Mahendra Jaya. (*)

Editor : Eka Prasetya
#penganiayaan #luka #dikeroyok #buleleng #otopsi