SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Komunitas berbasis drone kian berkembang di Bali. Termasuk di Kabupaten Buleleng.
Sebuah komunitas drone yang bernama Buleleng First Person View (FPV) Drone berhasil merangkul para penggemar drone di Bali Utara.
Mereka awalnya hanya hobi bermain drone. Namun lama-lama hobi itu ternyata menghasilkan cuan.
FPV Drone berbeda dengan drone pada umumnya. Biasanya pilot drone langsung memandang pergerakan drone mereka, atau melalui ponsel.
Namun pilot FPV drone menggunakan goggle untuk melihatnya. Goggle FPV itu langsung terhubung dengan kamera yang terpasang pada drone.
“Kalau drone biasa itu hanya pakai remote dan perangkat hp untuk melihat kemana drone terbang, beda dengan FPV yang pilotnya merasakan langsung sensasi terbang melalui goggles FPV,” kata Made Sunarya, Ketua Komunitas Buleleng FPV Drone.
Menurut Sunarya, komunitas bermula saat para penghobi drone kumpul bersama. Mereka saling berbagi pengetahuan teknik fotografi dan videografi.
Komunitas pun terus berkembang sehingga kini beranggotakan 26 orang dengan berbagai jenis latar belakang dan usia.
Lebih lanjut Sunarya mengatakan, komunitas itu semula hanya berusaha menyalurkan hobi semata. Namun lama kelamaan hobi tersebut ternyata menghasilkan cuan.
“Kami mendapat job saat ada acara wedding atau acara-acara maupun agenda lainnya,” kata Sunarya.
Selain itu, Buleleng FPV Drone juga berencana mengembangkan aktivitas komunitasnya. Selain fotografi dan videografi, mereka juga berencana mengembangkan drone race alias balapan drone.
Rencananya drone race itu akan dinaungi Federasi Aerosport Seluruh Indonesia (FASI) yang juga anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Kami yakin lewat latihan rutin, kami bisa meraih prestasi untuk daerah tercinta,” demikian Sunarya. (*)
Editor : Eka Prasetya