Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Dampak Bencana Alam, 11 Unit Perahu Milik Nelayan di Buleleng Bali Rusak Dihempas Gelombang Pasang

Eka Prasetya • Rabu, 13 Maret 2024 | 22:04 WIB

 

PECAH: Salah satu perahu milik nelayan di Pantai Camplung yang pecah disapu gelombang pasang.
PECAH: Salah satu perahu milik nelayan di Pantai Camplung yang pecah disapu gelombang pasang.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sebanyak 11 unit perahu milik nelayan di Kabupaten Buleleng, Bali, rusak akibat bencana alam.

Perahu-perahu itu rusak akibat gelombang pasang yang menggempur pesisir Kabupaten Buleleng sejak beberapa hari lalu.

Jumlah tersebut masih bisa bertambah. Karena belum semua kelompok nelayan yang melaporkan kerusakan.

Saat ini baru nelayan yang tergabung dalam Kelompok Usaha Bersama Segara Gunung, Kelurahan Banyuasri yang melapor resmi kepada pemerintah.

Berdasarkan catatan yang dihimpun RadarBuleleng.id, ada 11 unit perahu milik nelayan yang rusak.

Belasan perahu itu berasal dari 8 orang nelayan. Total kerugian yang timbul mencapai Rp 99 juta.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng, I Gede Putra Aryana mengatakan, pihaknya masih menanti data kerusakan dari kelompok nelayan.

Menurutnya, selain di Kelurahan Banyuasri, sebenarnya masih ada dampak lain yang menimpa sejumlah kelompok nelayan.

Seperti yang dialami Kelompok Budidaya Rumput Laut Winangun Arsa, Desa Kubutambahan. Dari lahan budidaya seluas 4 hektare, sekitar 1 hektare diantaranya tersapu gelombang pasang.

“Ada juga balai kelompok yang hanyut diseret gelombang. Kami masih menunggu data dari desa dan kelurahan di kawasan pesisir,” kata Aryana.

Setelah terdata, pihaknya akan segera melaporkan dampak itu kepada Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana.

Selain itu data juga akan disodorkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng.

“Mudah-mudahan ada bantuan stimulan yang bisa diterima. Kami juga akan mengusulkan bantuan kepada provinsi dan kementerian terkait kerusakan akibat bencana ini,” demikian Aryana. (*)

Editor : Eka Prasetya
#bali #bencana alam #nelayan #buleleng #gelombang pasang