Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Museum Masuk Sekolah, Upaya Menggaet Generasi Muda Kenali Warisan Budaya Bali

Eka Prasetya • Rabu, 20 Maret 2024 | 00:10 WIB
BLUSUKAN KE SEKOLAH: Program Museum Masuk Sekolah yang dilakukan pengelola Museum Lontar Gedong Kirtya.
BLUSUKAN KE SEKOLAH: Program Museum Masuk Sekolah yang dilakukan pengelola Museum Lontar Gedong Kirtya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Museum Lontar Gedong Kirtya menjadi museum istimewa yang ada di Indonesia.

Museum ini diyakini memiliki koleksi lontar terbanyak dan terlengkap di Indonesia.

Sayangnya minat kunjungan masyarakat Bali, khususnya masyarakat Buleleng, ke Gedong Kirtya masih sangat minim.

Kunjungan ke Gedong Kirtya justru didominasi oleh wisatawan asing. Sementara wisatawan domestik dan warga lokal, sangat jarang berkunjung ke museum yang beralamat di Jalan Veteran Nomor 20 Singaraja itu.

Pengelola Museum Lontar Gedong Kirtya pun menyiapkan strategi khusus untuk menarik minat masyarakat lokal berkunjung ke Gedong Kirtya.

Caranya, melakukan safari museum lewat program Museum Masuk Sekolah.

Lewat program itu, pengelola museum mengenalkan museum. Sekaligus menunjukkan beberapa koleksi-koleksi yang ada di museum.

Tercatat ada 18 sekolah di 9 kecamatan di Kabupaten Buleleng yang jadi target kunjungan pengelola museum.

“Harapan kami, mereka yang tadinya tidak tahu tentang Gedong Kirtya, bisa tahu. Sehingga jangka panjang mereka juga bisa berkunjung ke Gedong Kirtya,” kata Kepala UPT Museum Lontar Gedong Kirtya, Dewa Ayu Putu Susilawati.

Dalam pengenalan itu, siswa juga diberikan pengenalan mengenai aksara-aksara yang ditulis pada lontar.

Hal yang paling menarik adalah siswa diajak secara langsung menulis pada daun lontar.

Susilawati mengklaim dari program Museum Masuk Sekolah itu, antusiasme siswa cukup besar.

“Kepala sekolah dan guru juga janji mengagendakan datang ke gedong kirtya. Paling tidak kan kita yang di Buleleng ini harus tahu dan pernah berkunjung ke kirtya,” ujarnya.

Hingga kini tingkat pengunjung yang dominan di Museum Lontar Gedong Kirtya adalah wisatawan mancanegara.

Selain itu banyak juga mahasiswa yang melakukan penelitian di Gedong Kirtya.

Sejak 2023, siswa juga mulai berkunjung ke Gedong Kirtya. Hanya saja jumlahnya tidak banyak. (*)

Editor : Eka Prasetya
#indonesia #bali #museum lontar #gedong kirtya #buleleng