Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tingkatkan Kesetaraan, Pemkab Buleleng Gelar Pelatihan PPRG

Francelino Junior • Selasa, 30 April 2024 | 04:05 WIB
Pemkab Buleleng gelar pelatihan PPRG dalam rangka mengurangi kesetaraan gender.
Pemkab Buleleng gelar pelatihan PPRG dalam rangka mengurangi kesetaraan gender.

SINGARAJA-Mengurangi kesenjangan gender dalam pelibatan pembangunan di Bali utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng gelar pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Pelatihan ini berlangsung pada Senin (29/4) di Gedung Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, yang digelar oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Buleleng.

Berdasarkan instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 yang menegaskan bahwa pemerintah harus mengintegrasikan isu gender dalam proses perencanaan, penganggaran, monitoring dan evaluasi hasil pembangunan, mendorong serta mengoptimalkan dan mengefektifkan.

Isu gender dalam pembangunan daerah sangat penting dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan antara organisasi perangkat daerah.

Sehingga melalui perencanaan dan penganggaran yang responsif gender, dengan tercapainya kesetaraan gender di masyarakat, berujung pada kesetaraan yang adil dalam menikmati hasil pembangunan.

Pihaknya berharap pemahaman dan keterampilan yang komprehensif tentang konsep, prinsip dan analisis gender serta dapat menggali isu gender serta manfaat pug dalam program prioritas pembangunan SKPD dapat meningkat.

"Ada tiga prinsip utama yang harus dilaksanakan dalam proses pembangunan yaitu pengarusutamaan pemerintah yang baik, pengarusutamaan tata kelola pemerintah yang baik dan pengaruh utama gender," ujar Ketua Pokja PUG Kabupaten Buleleng Ayu Reika.

Terpisah, ketua panitia yang juga Kepala Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka mengatakan kegiatan ini bertujuan agar pemahaman bersama bahwa perencanaan penganggaran responsif gender tersebut teramat penting.

Karena merupakan proses program kegiatan pembangunan yang mampu memberikan unsur keadilan terutama bagi perempuan dan laki-laki.

"Jadi pelatihan ini dapat dipergunakan sebagai salah satu alat untuk menganalisa sejauh mana dampak dari alokasi anggaran dalam menjawab masalah atau isu gender yaitu masyarakat laki-laki perempuan anak dan disabilitas," katanya.***

Editor : Donny Tabelak
#isu gender #pemkab buleleng #kesetaraan #penduduk