Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tragedi Kebakaran Sesetan: Jenazah Made Ari dan Keluarganya Segera Dikuburkan. Keluarga Besar Tentukan Hari Baik

Eka Prasetya • Kamis, 9 Mei 2024 | 00:23 WIB

 

RUMAH DUKA: Nyoman Yogi Mahendra (tengah) menunjukkan foto kakak dan iparnya yang meninggal akibat kebakaran di Sesetan, Denpasar. Sementara di kiri adalah foto keponakannya yang juga jadi korban.
RUMAH DUKA: Nyoman Yogi Mahendra (tengah) menunjukkan foto kakak dan iparnya yang meninggal akibat kebakaran di Sesetan, Denpasar. Sementara di kiri adalah foto keponakannya yang juga jadi korban.

KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id - Keluarga besar Made Ari Sanjaya mulai menyiapkan rangkaian upacara pitra yadnya.

Made Ari Sanjaya merupakan salah seorang korban dalam tragedi kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sesetan, Denpasar, pada Senin (6/5/2024) malam lalu.

Tragedi kebakaran itu merenggut nyawa tiga orang. Mereka adalah Made Ari Sanjaya, 30; istrinya Komang Nopi Mertasari, 26; dan putra mereka, yakni Putu Gede Agus, yang baru berusia 2 tahun.

Jenazah ketiganya telah dipulangkan ke rumah duka pada Selasa (7/5/2024) sore. Jenazah mereka sampai di rumah duka sekitar pukul 21.26, Selasa malam.

Kedatangan jenazah korban kebakaran itu langsung disambut warga. Mereka beramai-ramai mengantar jenazah korban dari jalan raya menuju rumah duka yang berjarak sekitar 700 meter dari Jalan Raya Desa Bontihing.

Jenazah Putu Gede Agus didekap oleh kakeknya, Made Jiwa. Made Jiwa bersikeras membopong jenazah cucunya, kendati lokasi rumah duka cukup jauh.

Saat di rumah duka, jenazah Putu Gede Agus diletakkan dalam satu peti bersama dengan jenazah sang ibu, Nopi Mertasari.

Sementara jenazah Made Ari Sanjaya diletakkan pada peti lainnya.

Pihak keluarga juga telah menyiapkan prosesi upacara pitra yadnya. Rencananya jenazah ketiganya akan dikuburkan di Setra Desa Adat Bontihing.

Adik dari mendiang Ari Sanjaya, Nyoman Yogi Mahendra menuturkan, pihak keluarga sudah melakukan rembuk.

Rencananya proses penguburan akan dilakukan pada Jumat (10/5/2024) setelah pukul 12.00 siang.

“Prosesi penguburan nanti dilakukan lewat pukul 12.00 wita. Itu dari hasil rembug keluarga," kata Yogi.

Seperti diberitakan sebelumnya, kebakaran terjadi di sebuah rumah kost yang terletak di Kelurahan Sesetan, Denpasar, pada Senin (5/5/2024) malam.

Peristiwa kebakaran itu mengakibatkan sekeluarga meninggal dunia, terdiri dari suami, istri, dan anaknya yang masih balita. Ketiganya merupakan warga Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.

Jenazah ketiganya ditemukan dalam kondisi berpelukan di dalam kamar mandi rumah kost yang mereka huni.

Sejumlah saksi mata kebakaran tersebut mengaku sempat mendengar Teriakan minta tolong dan tangisan anak-anak. Saksi sudah berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api cepat membesar.

Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik. Panel MCB listrik di depan kamar kost korban disebut meleleh dan terbakar. Api yang muncul dari panel MCB menyambar jok sepeda motor milik korban.

Api kemudian menyambar tangki sepeda motor sehingga memicu ledakan. Dampaknya api berkobar di depan kamar kost. Korban bersama keluarganya diduga tidak bisa keluar kamar karena api membesar, sehingga mereka memilih bersembunyi di kamar mandi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sesetan #kebakaran #Made Ari Sanjaya #bontihing #denpasar #buleleng