Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ditutup, PDIP Buleleng hanya Terima Delapan Pendaftar Pilkada Buleleng

Francelino Junior • Sabtu, 11 Mei 2024 | 04:05 WIB
Suasana pendaftaran calon kepala daerah Pilkada Buleleng lewat PDIP. Tercatat ada delapan orang yang mendaftarkan diri lewat partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.
Suasana pendaftaran calon kepala daerah Pilkada Buleleng lewat PDIP. Tercatat ada delapan orang yang mendaftarkan diri lewat partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu.

SINGARAJA-Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Buleleng menerima delapan orang tokoh masyarakat yang mendaftarkan dirinya untuk maju ke Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Buleleng.

Jumlah pendaftar itu merupakan hasil penjaringan selama pendaftaran terbuka sejak akhir April sampai 10 Mei.

Kader banteng moncong putih memang mendominasi dalam pendaftaran terbuka calon bupati dan calon wakil bupati dalam Pilkada Buleleng.

Sejak mulai dibuka pada akhir April lalu, tercatat sudah ada delapan orang yang mendaftarkan diri. Tidak hanya mengambil formulir, tetapi juga mengembalikan formulir.

Mereka yakni I Nyoman Sutjidra, Nyoman Arya Astawa, Ketut Putra Sedana, Ketut Rochineng, Gede Supriatna, Ketut Ngurah Arya, Wayan Masdana, dan Dewa Nyoman Sukrawan.

Nama terakhir merupakan eks anggota dan juga ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Buleleng yang saat ini sebagai Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat Bali.

Sekretaris DPC PDIP Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, merujuk pada instruksi dan surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP, DPC Buleleng diminta untuk membuka pendaftaran untuk calon kepala daerah. Baik untuk kader internal dan eksternal.

Sehingga, baik masyarakat Buleleng yang bukan kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu ingin mendaftar, itu bisa dilakukan. Selain dari sembilan nama penjaringan internal PDIP yang sudah diajukan juga ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Bali.

“Kami sifatnya terbuka pendaftarannya, kami terima juga tokoh masyarakat dari eksternal partai. Saat ini sudah delapan orang yang mendaftar, sesuai dengan yang ambil formulir dan kembalikan,” ujarnya ditemui di Sekretariat DPC PDIP Buleleng pada Jumat (10/5) sore.

Disinggung mengenai kader yang tidak mendaftar tetapi masuk dalam penjaringan internal, Supriatna menjelaskan hal itu dikembalikan lagi kepada para kader tersebut untuk tindak lanjutnya.

Ia mengatakan nama kader yang muncul pada penjaringan internal, sifatnya tidak mengikat meskipun mereka diharapkan untuk ikut mengambil formulir pendaftaran.

Untuk diketahui, ada sembilan nama penjaringan internal PDIP Buleleng, berdasarkan usulan dari DPC dan Partai Anak Cabang (PAC). Yaitu I Nyoman Sutjidra, Gede Supriatna, Ketut Putra Sedana, Ketut Rochineng, Ketut Ngurah Arya, Wayan Masdana, I Gusti Ayu Aries Sujati, Kadek Setiawan, dan Ni Kadek Turkini.

Tiga nama terakhir, diketahui tidak mengambil formulir pendaftaran sampai akhir batas pada Jumat (10/5) pukul 17.00 Wita.

“Kalau ada nama teman-teman yang muncul dalam penjaringan, tetapi tidak mendaftar, itu dikembalikan ke mereka masing-masing, ditindaklanjuti atau tidak,” kata Supriatna.

Ia melanjutkan, pasca penutupan pendaftaran ini PDIP Buleleng akan menyerahkan nama-nama pendaftar ke DPD PDIP Bali untuk dikaji, kemudian diteruskan lagi ke DPP PDIP di Jakarta untuk penentuan rekomendasi.

“Nama-nama ini akan diserahkan ke DPD untuk dikaji kemudian diproses, dan diteruskan ke DPP,” tandasnya. ***

Editor : Donny Tabelak
#pdip #pilkada #Pilkada Buleleng