Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Mantap! Komunitas Balawa di Desa Pedawa Buleleng, Masuk Nominasi Penerima Penghargaan Bali Swacitta Nugraha 2024

Eka Prasetya • Rabu, 19 Juni 2024 | 00:44 WIB

 

BALAWA: Tim dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Bali saat melakukan visitasi ke Komunitas Balawa serangkaian ajang Bali Swacitta Nugraha 2024.
BALAWA: Tim dari Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Bali saat melakukan visitasi ke Komunitas Balawa serangkaian ajang Bali Swacitta Nugraha 2024.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Konsistensi para pemuda yang beraktivitas di Komunitas Balawa alias Bali Aga Pedawa, berbuah manis.

Komunitas yang berbasis di Banjar Dinas Lambo, Desa Pedawa, Kecamatan Banjar itu terdaftar sebagai nominasi penerima penghargaan Bali Swacitta Nugraha 2024.

Komunitas Balawa juga menjadi satu-satunya komunitas yang mewakili Buleleng pada ajang penghargaan bergengsi yang digelar oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Bali itu.

Baca Juga: Sisi Lain Pemuda Buleleng Jadi Korban Pengeroyokan Sempidi: Komunitas Sosial Galang Solidaritas, Donasi Masyarakat Mengalir

Analis Kebijakan Ahli Muda pada Badan Penelitian Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balitbang Inovda) Buleleng, I Putu Adhy Wicaksana Indra Saputra mengungkapkan, pihaknya sebenarnya mendaftarkan lima inovasi.

Selama masa seleksi, tim akademisi dari Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan, dan Universitas Panji Sakti turut memberi pendampingan.

Dari lima kontestan yang didaftarkan, ternyata hanya Komunitas Balawa saja yang berhasil lolos.

“Komunitas Balawa berhasil lolos karena memiliki nama yang unik serta inovasinya sangat menyentuh baik dari sisi keberlangsungan SDM maupun lingkungan," ujar pria yang akrab disapa Wicak itu.

Baca Juga: Gandeng Pihak Ketiga, Komunitas Balawa Bagikan 1 Ton Beras pada Warga Bali Aga

Saat ini, Balawa sudah memasuki seleksi akhir. Tim dari Brida Bali juga telah datang langsung guna melakukan visitasi.

Wicak mengatakan, pihaknya tidak memasang target tinggi. Menurutnya berhasil masuk sebagai nominee saja sudah jadi prestasi.

"Kami tidak menargetkan untuk menang ya. Intinya, bisa tampil dan memberikan inspirasi bagi komunitas lainnya. Kalau menang, itu bonus buat kita," katanya.

Sementara itu Pembina Komunitas Balawa, I Made Arya Sarjaya mengatakan, ada beberapa inovasi yang komunitasnya lakukan.

Inovasi pertama adalah menukar sampah dengan les. Inovasi kedua adalah melakukan daur ulang barang bekas menjadi barang bernilai ekonomi. 

Inovasi lainnya adalah menekankan pendidikan perilaku dengan edukasi malu buang sampah tidak pada tempatnya.

"Astungkara kami bisa sampai ke tahap penilaian akhir ," jelasnya.

Baca Juga: Mengenal Komunitas Buleleng FPV Drone: Bermula Hobi Kini Hasilkan Cuan

Made Arya berharap melalui kegiatan ini komunitasnya tetap eksis dan bisa mereplikasikan ke tempat lain, sehingga apa yang pihaknya harapkan terwujud dan bisa bergerak bersama dalam mencintai lingkungan untuk daerah.

Asal tahu saja penghargaan Bali Swacitta Nugraha merupakan ajang tahunan yang digelar Pemprov Bali. 

Penghargaan tersebut diberikan kepada masyarakat atau komunitas yang kreatif dan inovatif serta menghasilkan karya yang sangat bermanfaat bagi pembangunan daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali aga #komunitas #PEDAWA #balawa #penghargaan #buleleng