Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tambah Potensi Retribusi Parkir, Dishub Buleleng Lirik Sejumlah Lokasi

Francelino Junior • Minggu, 7 Juli 2024 | 02:05 WIB
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra sebut pihaknya tengah melirik sejumlah titik, untuk menjadi lokasi yang berpotensi memberikan tambahan setoran retribusi parkir ke PAD.
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra sebut pihaknya tengah melirik sejumlah titik, untuk menjadi lokasi yang berpotensi memberikan tambahan setoran retribusi parkir ke PAD.

SINGARAJA-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng tengah melirik sejumlah lokasi yang sekiranya dapat memberikan tambahan retribusi parkir.

Ini dilakukan untuk menutupi hilangnya sejumlah titik potensi parkir di Buleleng.

Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan Adnyana Putra mengungkapkan pihaknya tengah melihat potensi parkir di Bali utara, sehingga membantu mengisi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng melalui sektor retribusi parkir.

“Ada lima titik baru yang rencananya akan kami jajaki, sehingga dapat dilakukan pemungutan parkir. Nanti bisa juga bekerjasama dengan desa adat setempat,” ujarnya pada Sabtu (6/7).

Gunawan mengungkapkan, bila asumsi pihaknya terkait setoran parkir di lima titik tersebut tidak begitu banyak, atau sama dengan setoran harian pada sejumlah titik potensi parkir yang hilang. 

Tapi setidaknya, titik tambahan ini mampu menutupi kekurangan setoran retribusi parkir yang dinilai belum maksimal, guna menambah PAD Buleleng.

Selain lima titik tersebut, dari data kajian Dishub Buleleng, ada 10 lokasi yang potensi parkir yang dapat dikembangkan atau dikerjasamakan.

Yakni Ruas Jalan Pasar Desa Penuktukan, Tejakula, Bondalem, Sudaji, Penarukan, Banjar, Musi, Gerokgak, Pejarakan, dan objek Pantai Giri Emas.

“Sebagai yang ditugaskan, tentu kami berusaha semaksimal mungkin dalam melaksanakan pemungutan parkir. Meski tidak signifikan untuk tutupi kekurangan,” sambungnya.

Selain itu, dalam data kajian tersebut disebutkan juga mengenai potensi lokasi yang telah diambil alih oleh pihak lain. Atau retribusi parkirnya kini tidak dikelola oleh Dishub Buleleng.

Yaitu RSUD Buleleng, Puskesmas Buleleng I, Tugu Tri Yudha Mandala Sakti, Pantai Pura Penimbangan, Pura Pulaki dan kawasan sekitarnya, Kawasan Desa Pakraman Pejarakan, RS Pratama Tangguwisia, dan Pasar Tumpah Banyuasri.

Gunawan juga mengatakan bila lose (hilang)-nya potensi parkir dari Dishub Buleleng, juga terjadi di areal parkir Stadion Mayor Metra.

Juga rusaknya gate e-parkir di Jalan Durian Pasar Anyar yang menyumbang retribusi parkir sebanyak Rp 1,2 juta sampai Rp 1,4 juta per harinya.

Tetapi yang menjadi perhatian utama, adalah lose-nya potensi parkir di areal parkir Stadion Mayor Metra, Pantai Pura Penimbangan, dan e-parkir Pasar Anyar.

Karena dari tiga lokasi tersebut, Dishub Buleleng kehilangan setoran retribusi parkir sebanyak Rp 270 juta per tahunnya.

“Mudah-mudahan di revisi SK, ada lokasi lain yang bisa kami pungut dan kerjasama dengan desa adat, untuk tambah potensi. Karena kami kehilangan sejumlah titik potensi,” lanjut Gunawan.

Kepala Dishub Buleleng ini menyampaikan bila kendala lain dalam pemenuhan target retribusi parkir, adalah target PAD dari sektor parkir yang cukup besar untuk tahun 2024, yakni Rp 4,5 miliar. 

Ini cukup berat karena berdasarkan survei dan kajian Dishub Buleleng, potensi yang bisa didapatkan dari parkir di Buleleng hanya sebesar Rp 3,2 miliar sampai Rp 3,5 miliar.

Namun hingga bulan Juni, untuk retribusi di tepi jalan umum, baru terealisasi sebanyak Rp 1.575.113 atau Rp 1,5 miliar alias 35 persen saja. Dari target yang ditetapkan sebanyak Rp 4,5 miliar.

Sedangkan berdasarkan data realisasinya, tahun 2023 hanya bisa terealisasi sebesar 81,13 persen (Rp 3.245.356.242 dari target Rp 4.000.000.000).

Lalu di tahun 2022 hanya terealisasi 44,54 persen (Rp 2.455.676.000 dari Rp 5.500.000.000), sedangkan di tahun 2021 terealisasi 73,12 persen (Rp 2.193.639.000 dari Rp 3.000.000.000). ***

Editor : Donny Tabelak
#Dishub Buleleng #pad #parkir #potensi parkir