SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Suasana Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Buleleng menjadi ramai. Pemicunya pengadaan pakaian seragam.
Kini marak pro dan kontra terkait dengan pengadaan pakaian seragam yang dilakukan oleh pihak komite sekolah.
Para pengusaha konveksi di Buleleng pun berharap bisa ikut kecipratan rejeki terkait dengan proses pengadaan pakaian seragam.
Sayangnya belakangan muncul persaingan yang tidak sehat di kalangan pengusaha konveksi. Sehingga mengancam mematikan pengusaha konveksi kecil.
“Persaingannya sekarang tidak sehat. Malah sampai ada fitnah dan hoax. Kalau soal ketepatan waktu dan kualitas, kami siap bersaing,” ujar salah seorang pebisnis yang menolak namanya dimediakan.
Baca Juga: Penerimaan Peserta Didik Baru 2024, Pengadaan Seragam Sekolah Diharapkan Prioritaskan UMKM Lokal
Kondisi itu pun menuai perhatian publik. Anggota DPR RI asal Buleleng, Ketut Kariyasa Adnyana mengatakan, PPDB mestinya menjadi peluang bisnis dan menjadi peluang bersama.
Ia pun prihatin kini muncul persaingan usaha yang tidak sehat. Bahkan berpotensi mematikan usaha orang lain.
“Hidup ini berbagi, sama-sama hidup. Jangan malah yang kecil diinjak dengan tujuan mematikan,” ujar politisi asal Busungbiu.
Kariyasa menyebut, dengan banyaknya siswa di Buleleng, pengadaan seragam bisa menghidupi seluruh usaha konveksi yang ada di Buleleng.
Baca Juga: Sambut Tahun Ajaran Baru, Warga Serbu Toko Seragam dan Alat Tulis
Ia memperkirakan ada lebih dari 30 ribu orang siswa di seluruh tingkatan. Mereka memerlukan pakaian seragam baru, yang harus dipenuhi oleh pengusaha konveksi.
“Kami harap bisa bersaing dengan profesional. Dengan ceruk sebanyak itu, saya rasa semua bisa menikmati. Jadi tidak perlu persaingan yang tidak sehat,” ujarnya.
Mantan Anggota DPRD Bali tiga periode ini juga berharap agar pihak sekolah maupun komite sekolah tidak panik.
Ia menjamin kepala sekolah maupun komite sekolah tidak akan tersangkut masalah hukum, selama mereka melakukan proses sesuai dengan prosedur yang benar. Termasuk dalam proses pengadaan seragam.
“Yang penting pastikan anak-anak bisa sekolah dengan baik, belajar dengan nyaman,” demikian Kariyasa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya