Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tak Disangka, Desa Kecil di Bali Raup Uang Miliaran Berkat Kelola Hutan Desa

Eka Prasetya • Jumat, 23 Agustus 2024 | 02:46 WIB
HUTAN DESA: Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana (dua dari kanan) saat menerima kunjungan Komisi IV DPR RI di Desa Wanagiri.
HUTAN DESA: Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana (dua dari kanan) saat menerima kunjungan Komisi IV DPR RI di Desa Wanagiri.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, menunjukkan dukungan penuh terhadap implementasi program Perhutanan Sosial yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KemenLHK) RI.

Program tersebut dinilai memberikan dampak positif yang signifikan, terutama bagi masyarakat Desa Wanagiri di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.

Hal tersebut diungkapkannya setelah mendampingi Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Wanagiri, Kecamatan Sukasada, pada Kamis (22/8/2024). Tim tersebut juga mengunjungi Air Terjun Banyumala yang terletak di Desa Wanagiri.

Lihadnyana menjelaskan bahwa masyarakat Desa Wanagiri telah merasakan manfaat besar dari program Perhutanan Sosial. Melalui program ini, mereka mampu mengelola dana untuk membangun jalan sepanjang hampir satu kilometer secara swadaya.

Dampaknya, ekonomi lokal mengalami pertumbuhan sehingga masyarakat dapat membiayai pendidikan anak-anak mereka hingga jenjang perguruan tinggi.

“Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sini berkembang pesat karena setiap wisatawan yang datang menerima cinderamata serta air minum kemasan yang diproduksi secara lokal dari sumber air tanah,” jelasnya.

Pj Bupati yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali ini menyatakan bahwa sektor perkebunan di Desa Wanagiri juga mengalami kemajuan pesat karena terintegrasi dengan pariwisata alam.

Wisatawan tak hanya menikmati keindahan alam tetapi juga hasil perkebunan, terutama kopi arabika yang tumbuh subur di ketinggian 1100 meter dari permukaan laut di Desa Wanagiri.

Dengan adanya kunjungan dari Komisi IV DPR RI, diharapkan akan ada pengembangan lebih lanjut untuk Air Terjun Banyumala dan Desa Wanagiri secara keseluruhan. Pada tahun 2023, sektor pariwisata di desa ini menghasilkan pendapatan sebesar Rp3 miliar.

“Jika dikelola dengan lebih optimal, dampaknya pada perkembangan UMKM dan ekonomi masyarakat akan semakin besar, memberikan dorongan signifikan pada penguatan ekonomi desa. Tentunya ini perlu didukung dengan kolaborasi antara Bumdes dan program-program yang ada di desa, karena semuanya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Lihadnyana.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI ke LPHD Wanagiri, Sudin, mengatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil kerja KemenLHK, khususnya dalam program Perhutanan Sosial.

Ia dan tim menilai bahwa pemanfaatan Perhutanan Sosial di Desa Wanagiri sudah berjalan dengan baik. Penjagaan kawasan hutan juga dinilai sangat baik, berbeda dengan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang menafsirkan program ini secara berbeda.

“Seharusnya pohon-pohon tetap dijaga, sementara masyarakat sekitar bisa memanfaatkan lahan dengan sistem tumpang sari,” katanya.

Ia menambahkan bahwa tumpang sari yang dimaksud adalah seperti yang dilakukan di Desa Wanagiri, yakni pengembangan kopi.

Oleh karena itu, ia meminta Kementerian Pertanian yang juga hadir dalam kunjungan tersebut untuk membantu penyediaan bibit kopi serta mendukung peternakan.

Di wilayah yang indah seperti Air Terjun Banyumala, ia berharap dapat terbentuk kebun kopi organik yang tidak menggunakan pupuk kimia.

“Pupuknya bisa berasal dari kotoran kambing, misalnya. Saya mendorong Kementerian Pertanian untuk membantu dalam hal bibit kopi, peternakan, serta hilirisasi pengolahan kopi jika diperlukan. Sehingga pengelolaannya menjadi satu kesatuan,” tambah Sudin. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #air terjun #wanagiri #desa #hutan desa #buleleng