Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bravo! Kementerian Pariwisata Tetapkan Buleleng Jadi Kabupaten Kreatif. Fokus Kembangkan Kriya

Eka Prasetya • Selasa, 27 Agustus 2024 | 23:23 WIB

 

WAYANG KACA: I Nyoman Netep, salah seorang warga Desa Nagasepaha yang masih menggeluti kerajinan melukis wayang kaca.
WAYANG KACA: I Nyoman Netep, salah seorang warga Desa Nagasepaha yang masih menggeluti kerajinan melukis wayang kaca.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menetapkan Buleleng sebagai salah satu kabupaten kreatif di Indonesia.

Penetapan Buleleng sebagai kabupaten kreatif akan berdampak positif pada pengembangan produk-produk di bidang industri kreatif.

Penetapan itu berlangsung di Jakarta pada Senin (26/8/2024). Selain Buleleng, juga ada lima kabupaten/kota lain yang ditetapkan sebagai kabupaten maupun kota kreatif.

Baca Juga: Melihat Pasar Intaran di Kubutambahan: Etalase Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Buleleng

Proses menuju kabupaten kreatif itu sudah berlangsung cukup lama. Sejak tahun 2022 lalu, pemerintah mulai melakukan FGD untuk pembentukan kabupaten kreatif.

Pemerintah kemudian melakukan diskusi dengan berbagai stakeholder untuk menentukan sub sektor utama yang dikembangkan sebagai kabupaten kreatif.

Adapun subsektor ekonomi kreatif di Indonesia yakni arsitektur, desain interior, musik, seni rupa, desain produk, fashion, kuliner, film, animasi dan video, fotografi, desain komunikasi visual, televisi dan radio, kriya, periklanan, seni pertunjukan, penerbitan, dan aplikasi.

Dari 17 subsektor itu, para pemangku kebijakan dan pemerintah memutuskan kriya sebagai subsektor utama, dengan subsektor lain sebagai pendukung.

Dinas Pariwisata Buleleng kemudian mengikuti seleksi akhir penetapan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif  2024 yang berlangsung di Jakarta, pada 13 Agustus lalu. Saat itu, ada 10 kabupaten/kota yang ikut dalam proses seleksi.

Baca Juga: Menuju Kabupaten Kreatif, Buleleng Siapkan Naskah Akademik

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, penetapan Buleleng sebagai kabupaten kreatif akan memberikan dampak positif.

Menurutnya pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya fokus pada keuntungan sesaat. 

“Ekonomi kreatif menitikberatkan pada aspek keberlanjutan dengan melibatkan masyarakat. Sekaligus membangun kekuatan dan potensi lokal sebagai ciri khas yang menjadi identitas Buleleng,” kata Dody.

Dody berkeyakinan ekonomi kreatif bukan hanya tentang menciptakan peluang bisnis baru, tapi juga mendorong pertumbuhan bisnis yang unik dan beragam.

Dengan ditetapkannya Buleleng sebagai kabupaten kreatif, Dody yakin generasi muda bisa berkreasi lebih luas lagi. Bukan hanya di bidang kriya, tapi juga di bidang lain. Seperti fashion, kuliner, seni pertunjukan, maupun musik.

Selain Buleleng, daerah lain juga turut ditetapkan sebagai kabupaten/kota kreatif. Diantaranya Kabupaten Garut dengan subsektor seni pertunjukan, kabupaten grobogan dengan subsektor kuliner.

Kemudian Karawang dengan subsektor seni pertunjukan, Jakarta Selatan dengan subsektor seni rupa, dan Jogjakarta dengan subsektor seni rupa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kabupaten kreatif #kota kreatif #pariwisata #ekonomi kreatif #buleleng #kriya