SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan menangani banjir yang terjadi di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Buleleng.
Dalam waktu dekat, Kementerian PU akan melakukan normalisasi pada saluran drainase di sepanjang Jalan Raya Denpasar-Singaraja.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi yang dilakukan di Rumah Jabatan Bupati Buleleng, kemarin (12/9/2024).
Rapat itu dihadiri dua institusi di bawah Kementerian PU. Yakni Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida dan Satker Pelaksana Jalan Nasional (PJN) Wilayah III Bali.
Dari skema sistem pengaliran, titik banjir ada pada saluran drainase di dekat Hotel Bali Handara. sebenarnya saluran air di sana berjalan dengan normal.
Namun dari Pos Polisi Pancasari, saluran drainase yang ada di sisi barat jalan perlu dilakukan normalisasi. Saluran drainase itu membentang sampai Kantor Perbekel Pancasari.
Selain itu, saluran drainase ex Bali Handara yang ada di sisi timur juga perlu diperbaiki. Karena turut mempengaruhi luapan di jalan raya.
Kepala BWS Bali-Penida, Muhammad Noor mengatakan, pihaknya akan menurunkan alat berat guna melakukan pengerukan lumpur yang menumpuk di saluran drainase.
Sementara berbicara jangka panjang, pihaknya mengaku tidak mau terburu-buru mengambil keputusan. Sebab perlu kajian pasti, agar banjir tidak terus terjadi di sana.
Kajian tersebut dilakukan, karena aliran air di daerah puncak itu selalu bermuara ke Danau Buyan di sisi barat Desa Pancasari.
”Untuk jangka panjang kami perlu kajian pasti, karena ini terkait dengan topografi yang ada. Tentunya untuk memastikan alur air dan skema yang sesuai, sehingga air bisa dialirkan ke titik akhir,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Satker Pelaksana Jalan Nasional Wilayah III Provinsi Bali, Noor Fachrie menyebut pelebaran dimensi drainase bisa menjadi solusi jangka panjang.
Secara kasat mata yang menjadi penyebab utama banjir adalah drainase tidak sanggup menampung debit air.
Melihat kondisi saat banjir di Pancasari, Fachrie menyebut air sudah surut dalam hitungan jam. Itu artinya drainase berfungsi, namun belum bisa menampung debit air.
Ia menyebut pemerintah pusat siap membantu pelebaran drainase. Sepanjang pemerintah daerah menyiapkan lahan untuk pelebaran drainase. Karena mau tak mau akan menggunakan lahan milik warga.
”Kalau pemerintah pusat ikut andil, maka perlu kesiapan lahan dari pemerintah daerah, serta ada desainnya. Kurang lebih ruas jalan di Pancasari itu panjangnya 1,5 kilometer,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya