Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tim Koster-Giri Berikan Klarifikasi Soal Penari Joged Batal Tampil di Acara Kampanye. Sang Penari Minta Maaf Gegara Keluhannya Viral

Eka Prasetya • Jumat, 4 Oktober 2024 | 15:58 WIB

 

BERI KLARIFIKASI: Politisi PDI Perjuangan, Wayan Soma Adnyana (tengah) melakukan klarifikasi dan meminta maaf karena penari joged Luh Widia Putri batal tampil.
BERI KLARIFIKASI: Politisi PDI Perjuangan, Wayan Soma Adnyana (tengah) melakukan klarifikasi dan meminta maaf karena penari joged Luh Widia Putri batal tampil.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Video TikTok penari joged bumbung asal Buleleng, Luh Widia Putri, yang batal menari pada acara kampanye Koster-Giri, viral di berbagai platform media sosial.

Luh Widia dijadwalkan tampil menari saat acara kampanye pasangan calon Wayan Koster dan Nyoman Giri Prasta, yang melakukan kampanye di Gedung Wanita Laksmi Graha, Singaraja, kemarin (4/10/2024).

Salah seorang anggota tim pemenangan Koster-Giri di Kabupaten Buleleng, langsung mendatangi Luh Widia ke rumahnya di wilayah Kecamatan Sawan.

Anggota tim pemenangan itu adalah Wayan Soma Adnyana. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Penglatan, Buleleng.

Soma Adnyana menemui Luh Widia dan orang tuanya pada Kamis (3/10/2024) malam. Soma juga menyatakan tim tetap membayar penuh honor Luh Widia sebagai penari, meski batal tampil.

Dalam video yang diterima RadarBuleleng.id, Soma Adnyana atas nama Tim Kampanye Koster-Giri dan Sutjidra-Supriatna menyatakan permohonan maaf secara terbuka.

Menurut Soma, peristiwa itu terjadi karena kondisi waktu dan situasi yang tidak memungkinkan.

Bukan hanya Luh Widia yang batal tampil, tapi ada juga penyanyi yang batal tampil meski sudah hadir di lokasi.

“Sehubungan dengan kegiatan tadi dalam rangka kampanye di gedung, bapak mohon maaf. karena waktu dan situasi yang seperti itu jadinya Widia tidak bisa menari. Tidak saja Widia, ada juga penyanyi tidak bisa (tampil),” kata Soma.

Menurutnya pasangan Koster-Giri harus mengejar agenda kampanye yang berlangsung di beberapa titik di Kabupaten Buleleng.

“Karena bapak (Koster dan Giri Prasta) ada kegiatan lagi di tempat lain,” ujarnya.

Soma juga meminta agar Widia tidak berkecil hati terkait peristiwa tersebut.

“Semoga Widia kedepan bisa memahami keadaan ini. Semoga widia bisa memaafkan keadaan kami, tidak ada kesengajaan untuk tidak menari,” ujar Soma.

Terkait video TikTok yang viral dan dianggap merugikan pasangan Koster-Giri, Luh Widia pun menyampaikan permohonan maaf.

Widia mengaku dirinya membuat video itu karena spontan dan emosional, ditambah lagi dia kecewa karena batal tampil.

“Ingin mengklarifikasi kejadian yang tadi yang di video saya soal kampanye tadi. Bahwa tiktok yang saya buat tadi itu bukan kehendak saya, melainkan spontan emosional saya di video itu. Saya ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya,” kata Widia.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang penari joged bumbung asal Buleleng menangis sig-sigan alias menangis tersedu-sedu.

Penari bernama Luh Widia Putri itu mengeluh karena dirinya batal tampil pada acara kampanye Koster-Giri.

Widia merasa kecewa karena saat itu dirinya sudah merias diri dan mengenakan gelungan. Saat sudah siap, panitia justru membatalkan penampilannya.

Dalam kondisi tersedu-sedu, dia mengeluhkan kondisi tersebut. “Masak tyang be mepayas, sube nganggon gelungan, batalange ngigel. Tyange lek ketoange, Tusing masalah pipis, tapi masalahne tidak profesional dalam menangani joged,” keluhnya.

Keluhan itu bila diterjemahkan ke Bahasa Indonesia maka berarti: “Masa saya sudah berias, sudah pakai gelungan, dibatalkan menari. Saya malu diperlakukan seperti itu. Bukan masalah uang, tapi masalahnya tidak profesional dalam menangani penari joged,” katanya.

Video itu sempat diunggah Luh Widia lewat akun TikTok-nya @iluhwidiaa. Namun belakangan video itu dihapus.

Meski video sudah dihapus, namun video itu masih viral di berbagai platform media sosial. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kampanye #Joged #koster #penari #giri