SINGARAJA, radarbuleleng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng berencana menggabungkan 5 aplikasi sehingga ternavigasi dan terkoneksi.
Penggabungan ini disebut Sistem Navigasi Akses Pemanfaatan Layanan dan Informasi Terintegrasi (Singa Pinter), di bawah komando Dinas Kominfosanti Kabupaten Buleleng.
Rapat koordinasi pemaparan dan perencanaan ini terlaksana pada Rabu (16/10) di Gedung Buleleng Command Center, Dinas Kominfosanti Buleleng.
Hadir di sana, perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), dan Dinas Sosial.
Untuk diketahui, Singa Pinter akan mengintegrasikan 5 aplikasi layanan utama yakni, Layanan Kependudukan (Aku Online-NG), Layanan Perizinan (Si Ajaib), Pariwisata (Visit North Bali), Layanan Pendidikan (DAPODIK) dan Layanan Sosial (GCT).
Sedangkan secara umum, di Pemkab Buleleng terdapat 44 layanan yang terpisah. Sehingga pengintegrasian layanan publik digital ini menjadi solusi atas banyaknya sistem layanan/aplikasi yang ada.
”Dengan penerapan ini, ikut mendukung layanan publik berbasis digital yang transparan dan efisien. Paling tidak sebelum akhir tahun, Singa Pinter bisa direalisasikan,” ujar Kepala Dinas Kominfosanti Buleleng, Ketut Suwarmawan.
Dilanjutkan lagi, dengan menjadi satunya aplikasi-aplikasi tersebut, setidaknya dapat mempermudah akses layanan publik secara online, mendukung transparansi, dan efisiensi dalam pelayanan.
”Dengan digitalisasi, turut mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.***
Editor : Donny Tabelak