KUBUTAMBAHAN, RadarBuleleng.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng terus berusaha mengendalikan asap yang muncul akibat terbakarnya timbunan sampah di TPA Bengkala.
Timbunan sampah tersebut diketahui terbakar pada Sabtu (26/10/2024) siang dan masih mengepulkan asap hingga dini hari.
Pada dini hari, asap mengarah ke pemukiman penduduk, yang akhirnya berujung pada keluhan warga.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Buleleng, Kadek Agus Hartika mengungkapkan kebakaran ini awalnya terjadi pada Sabtu (26/10) sekitar pukul 11.00 Wita, yang diawali dengan letupan kemudian menyusul munculnya kobaran api.
”Yang terbakar berada di areal Blok 2 atau di bagian barat TPA, kemudian menyebar naik ke Blok 4. Sampah yang terbakar berada di atas lahan 10 persen dari total lahan TPA Bengkala,” ujarnya.
Ia menyebut sampah yang terbakar merupakan yang baru masuk ke TPA. Sebab sampah yang lama, sudah lapuk dan bercampur dengan tanah.
Pihaknya sudah berupaya mengendalikan api dan asap. Untuk pengendalian api, pihaknya bersama Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD Buleleng, serta Perumda Tirta Hita Buleleng sudah berupaya menyiramkan air di timbunan sampah.
Upaya itu diharapkan bisa mengendalikan api. Sehingga tidak sampai menyambar timbunan sampah yang baru.
”Upaya yang kami lakukan dengan melakukan dislokasi. Jadi sampah yang terbakar sudah kami pisahkan dengan membuat semacam gang, dengan alat berat. Jadi terpisah dengan sampah yang belum terkena api,” lanjutnya.
Sementara untuk asap, pihaknya terus berusaha melakukan penyiraman. Memastikan bara api di timbunan sampah sudah benar-benar hilang.
Meski mengalami kebakaran, Agus memastikan proses pembuangan sampah ke TPA Bengkala masih berjalan normal. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya