Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Asap Masih Mengepul di TPA Bengkala, DLH Pastikan Kondisi Aman

Eka Prasetya • Minggu, 3 November 2024 | 23:07 WIB

 

BONGKAR SAMPAH: Ekskavator dikerahkan untuk membongkar timbunan sampah di TPA Bengkala yang masih mengepulkan asap.
BONGKAR SAMPAH: Ekskavator dikerahkan untuk membongkar timbunan sampah di TPA Bengkala yang masih mengepulkan asap.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Kebakaran di TPA Bengkala yang terjadi sejak Sabtu (26/10/2024) lalu masih menyisakan asap tipis hingga Minggu (3/11/2024). 

Meski begitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng menyatakan bahwa dampaknya masih terkendali dan tidak membahayakan.

Pantauan RadarBuleleng.id menunjukkan asap masih terlihat mengepul dan dapat disaksikan dari Jalan Raya Kubutambahan-Kintamani, dengan arah angin yang berubah; siang ke arah selatan, sementara malam ke arah utara. 

Kondisi ini cukup mengganggu warga yang tinggal di sebelah utara TPA, terutama saat malam hari.

Pelaksana Tugas Kepala DLH Buleleng, Made Agus Hartika, membenarkan bahwa asap tipis masih keluar dari timbunan sampah. 

"Memang ada asap, tapi intensitasnya sudah kecil," ujar Hartika pada Minggu (3/11/2024) siang.

Baca Juga: DLH Buleleng Berusaha Kendalikan Asap Kebakaran di TPA Bengkala

DLH Buleleng terus menyiagakan tim gabungan yang terdiri dari personel DLH, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Tim ini bekerja hingga larut malam untuk memastikan asap tidak kembali meningkat.

"Dilihat dari permukaan, api memang sudah padam, tapi kemungkinan bara masih tersisa di bawah timbunan. Kami masih berupaya mengendalikan kondisi ini," tambahnya.

Untuk memudahkan pengendalian, DLH telah menggunakan ekskavator guna membongkar lapisan sampah, sehingga bara api lebih mudah dijangkau dan dipadamkan. 

"Kami harap asap ini bisa segera teratasi. Intensitasnya sudah jauh berkurang dibanding hari pertama, dan adanya hujan beberapa hari terakhir juga membantu proses pengendalian," kata Hartika.

Lebih lanjut Hartika menyebutkan bahwa DLH Buleleng rutin memantau kualitas udara dan memastikan kondisinya masih aman. 

Dalam beberapa hari terakhir, kualitas udara tercatat pada skala 32, yang termasuk kategori "cukup" dan aman untuk sebagian besar masyarakat. Namun, warga dengan masalah pernapasan mungkin merasakan gejala ringan hingga sedang.

DLH Buleleng juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Buleleng untuk mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin timbul. 

"Jika ada warga yang terganggu kesehatannya, mereka bisa mendatangi fasilitas kesehatan terdekat," ujar Hartika.

Sebagai informasi, kebakaran di TPA Bengkala bermula pada Sabtu (26/10), tepatnya di Blok 2 di bagian barat. 

Hembusan angin kencang dan cuaca panas membuat api menyebar hingga Blok 4. Pemerintah menyatakan api sudah berhasil dikendalikan, meski asap masih tersisa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tpa bengkala #asap #sampah #buleleng