GEROKGAK, RadarBuleleng.id - Siswa di Desa Sumberklampok, Buleleng, mendapat kesempatan mengikuti simulasi makan siang bergizi.
Simulasi makan siang bergizi itu menyasar tiga sekolah. Yakni SDN 1 Sumberklampok, SDN 2 Sumberklampok, dan SMP Negeri Satu Atap 1 Gerokgak.
Siswa pun antusias mengikuti program tersebut. Mereka juga tidak sabar menunggu jam makan siang bergizi.
Simulasi makan siang bergizi itu sudah disiapkan sejak tiga hari belakangan. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng berkali-kali mengecek kesiapan sekolah melakukan simulasi.
Siswa biasanya membawa bekal makan siang. Namun pada Senin (25/11/2024) mereka tidak membawa bekal makan, hanya sebotol air minum.
Salah seorang siswa, Luh Dara Savitri mengaku sehari-hari dia biasanya membawa bekal uang Rp 5.000. Uang itu digunakan untuk berbelanja di kantin.
Hari itu dia tidak membawa bekal uang. Hanya sebotol air. “Di rumah juga sudah sarapan roti,” ujar Dara yang siswa kelas 2 di SDN 2 Sumberklampok.
Siswa lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. “Makanannya enak. Mau kalau setiap hari,” kata Ni Luh Putu Tasya Riani Prameswari.
Simulasi makan siang bergizi itu juga mendapat perhatian dari Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya.
Mahendra menyebut model yang diterapkan di Buleleng cukup ideal. Karena melibatkan Tim Penggerak PKK sebagai penyedia makanan.
Dengan melibatkan PKK, ia yakin menu yang disiapkan benar-benar higienis dan bergizi. Sebab mereka memasak untuk anak-anaknya.
“Kalau memasak untuk anak-anaknya, pasti memasak dengan bahan terbaik, higienis, dan tentu dengan penuh rasa cinta,” ujarnya.
Ia mengatakan pemerintah masih melakukan evaluasi terkait model yang sesuai. Termasuk melakukan evaluasi soal biaya yang diperlukan untuk program tersebut.
“Ini kan bagian dari evaluasi kami. Termasuk dengan susu, berapa sih idealnya. Ini masih simulasi untuk mencari model terbaik dan nilai yg ideal,” demikian Mahendra Jaya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya