Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Wamenpar Ni Luh Puspa Pulang Kampung, Ingin Kembangkan Pariwisata di Buleleng yang Berkualitas

Francelino Junior • Selasa, 10 Desember 2024 | 03:05 WIB
Wamenpar RI, Ni Luh Puspa ingin wisata di Buleleng menjadi pariwisata yang berkualitas, bukan menjadi pariwisata massal saja.
Wamenpar RI, Ni Luh Puspa ingin wisata di Buleleng menjadi pariwisata yang berkualitas, bukan menjadi pariwisata massal saja.

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) RI, Ni Luh Puspa pulang kampung ke Kabupaten Buleleng.

Dalam kunjungan kerjanya pada Sabtu lalu (7/12), ia mengharapkan pengembangan Pantai Lovina dan wisata di Buleleng menuju pariwisata yang berkualitas.

Dalam kunjungan kerjanya ke Pantai Lovina, Wamenpar Puspa juga meninjau beberapa titik seperti fasilitas toilet umum, dermaga, lokasi rencana pembuatan sentra kuliner, dan area penataan pedestrian.

Menurutnya, Pantai Lovina menjadi salah satu destinasi utama yang ada di Buleleng.

Banyaknya wisatawan yang datang ke Bali utara, sudah pasti akan datang juga ke Pantai Lovina. 

Untuk itu, pengembangan pariwisata di Buleleng perlu secara terus menerus dilakukan, sehingga Bali utara tidak hanya menjadi jalur bus-bus pariwisata lewat saja, namun juga dapat dikunjungi dalam waktu lama.

Dengan adanya penambahan lama tinggal wisatawan atau length of stay, setidaknya ikut memberikan dampak ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat lokal.

Selain itu, upaya tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah untuk lebih menjangkau turis berkualitas, datang ke Bali khususnya Buleleng.

”Kami berharap, Pantai Lovina dan Buleleng menjadi destinasi quality tourism, bukan mass tourism. Jadi harus switch citra pariwisata Bali yang mungkin selama ini dikenal dengan murah, agar menjadi pariwisata yang berkualitas,” kata Puspa.

Dilanjutkannya lagi, pariwisata di Buleleng dapat mendatangkan wisatawan yang berkualitas, dengan membenahi dan mengembangkan semua potensi yang ada.

Meski begitu, Puspas mengatakan kalau perbaikan harus dilakukan secara step by step.

Ditambah lagi dengan kolaborasi bersama seluruh pihak, sehingga dapat menyiapkan aktivitas dan juga fasilitas pariwisata yang memadai demi menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan.

”Pengembangan pariwisata di Buleleng ke depan, harus diarahkan pada pariwisata berkualitas dan berkelanjutan,” lanjut Wamenpar Puspa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dari sisi perencanaan dan anggaran dengan pemerintah pusat, yang tujuannya untuk menciptakan pariwisata berkualitas di Pantai Lovina dan Buleleng pada umumnya.

Terlebih lagi dengan adanya Paket 3B (Banyuwangi-Bali barat-Bali utara) yang sudah diluncurkan pada 25 September 2024 lalu, yang merupakan salah satu strategi untuk pemerataan distribusi wisatawan yang berkunjung ke wilayah Bali.

”Kami akan memetakan sarana prasarana dan akses internal di sini untuk dikolaborasikan dengan pemerintah pusat. Paket 3B akan jadi prioritas, mudah-mudahan tahun 2025 untuk konektivitas melalui kapal cepat sudah bisa terealisasi,” harap Dody Sukma.***

Editor : Donny Tabelak
#Ni Luh Puspa #wisatawan #pantai lovina #Wakil Menteri Pariwisata