SINGARAJA, radarbuleleng.id- Sebanyak 4 orang calon direksi di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra Buleleng mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Diketahui seleksi ini untuk mengisi posisi direksi periode 2025-2030.
Keempat orang itu adalah Nyoman Sadwika, Ni Putu Anggraeni, Gede Widiastina, Bagus Ketut Juliawan.
Para penguji UKK ini berasal dari kalangan akademisi dan praktisi profesional, yang berlangsung pada Rabu (11/12) di Ruang Kerja Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Buleleng.
Dalam UKK ini, para calon direksi wajib menyampaikan dan mempresentasikan inovasi hingga strategi yang akan dilakukan, apabila terpilih menjadi direksi Perumda Swatantra Buleleng.
Apalagi di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Buleleng ini, mencari orang untuk ditempatkan di jabatan direksi operasional dan penambahan direksi pengembangan usaha.
”Para calon ini bergantian melakukan presentasi selama 15 menit, di hadapan 3 penguji, yang memang expert di bidangnya. Setelah presentasi, dilanjutkan dengan wawancara,” ujar Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Calon Direksi Perumda Swatantra, Ni Made Rousmini.
Rousmini yang juga Asisten II Setda Buleleng itu melanjutkan, proses rekrutmen hingga sampai tahap UKK, dilalui dengan seleksi yang ketat, transparan, dan profesional. Yang harapannya, BUMD Buleleng itu memenuhi kriteria yang handal.
”Dengan kemampuan mereka, dapat mengembangkan dan memajukan perusahaan,” sambungnya.
Untuk diketahui, seleksi terbuka calon direksi Perumda Swatantra sudah dimulai sejak tanggal 5 November 2024 lalu.
Sebenarnya tahap UKK atau paparan dan wawancara ini berlangsung pada tanggal 26 November 2024 lalu, hanya saja mundur pada Rabu (11/12).
Begitu juga dengan pengumuman kelulusan yang sejatinya dilakukan pada Kamis (5/12) lalu.***
Editor : Donny Tabelak