SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Singaraja-Kubutambahan pada Minggu (15/12/2024) dini hari, mengundang duka cita dari berbagai pihak.
Terutama dari rekan-rekan Gede Adnyana Putra, 18, pemuda asal Desa Bungkulan, Buleleng, yang menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Ucapan duka cita itu ramai di akun media sosial Facebook dengan nama Aris Bali.
Akun media sosial itu mengunggah video mendiang saat merayakan kelulusan sekolah.
Pemilik akun juga membagikan sejumlah rekaman video. Yakni kondisi kerusakan sepeda motor, suasana perawatan di rumah sakit, hingga rekaman CCTV di dekat lokasi kejadian.
Hingga Minggu (15/12/2024) malam, postingan milik Aris Bali sudah dikomentari oleh 117 akun dan dibagikan sebanyak 259 kali.
Berbagai ucapan duka cita pun muncul di kolom komentar pada postingan yang diunggah oleh Aris Bali.
“Dumogi amor ing acintya,” tulis akun Denny Mahaputra sekaligus mendoakan mendiang Gede Adnyana Putra.
“Lewat jalur, nasib mule sing dadi kelidin.pun pemargi sang mantuk. Dumogi Amor Ing Acintya,” tulis akun Budianta.
Jika diterjemahkan, ucapan itu berarti: “Berkendara lewat jalur. Nasib memang tidak bisa dihindari. Semoga mendapat jalan yang lapang, semoga diterima di sisi-Nya.”
Gede Adnyana Putra diketahui merupakan lulusan SMKN 3 Singaraja. Dia sempat membagikan momen kegembiraannya lewat akun media sosialnya.
Lewat akun media sosial instagram @gdeputra__ mendiang sempat berbagi momen gembira ketika graduation di sekolah.
Dia juga sempat membagikan momen perayaan bersama teman-temannya, dengan cara mengunggah foto baju penuh coretan. Cara yang identik dengan para remaja merayakan kelulusan.
Selain itu, sebelum mengalami kecelakaan tragis, dia juga sempat membagikan momen bersama teman-temannya.
Gede Adnyana Putra membagikan momen saat sedang nongkrong di salah satu bar yang ada di kawasan Pantai Penimbangan. Momen itu dibagikan lewat story di instagram.
Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang fatal terjadi di Jalan Singaraja-Kubutambahan KM 8.800, tepatnya di Banjar Dinas Dangin Yeh, Desa Giri Emas, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, pada Minggu (15/12/2024) sekitar pukul 03.30 WITA.
Insiden ini melibatkan sebuah sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DK 4100 UV dan mobil Isuzu DK 7378 UU.
Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca Juga: Amor ing Acintya. Scoopy vs Isuzu di Giri Emas. Seorang Meninggal, Seorang Dirawat di Rumah Sakit
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika, menjelaskan kronologi kejadian. Sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh Gede Adnyana Putra, 18, warga Banjar Dinas Punduh Sangsit, Desa Bungkulan, tengah melaju dari arah Singaraja menuju Bungkulan.
Di saat yang sama, mobil Isuzu yang dikemudikan oleh I Gede Suparta, warga Desa Suwug, bergerak dari arah berlawanan, yaitu Kubutambahan menuju Singaraja.
“Hasil olah TKP menunjukkan bahwa pengendara sepeda motor mengambil jalur terlalu ke kanan dan melewati garis tengah jalan, sehingga bertabrakan dengan mobil Isuzu yang datang dari arah sebaliknya,” ungkap AKP Darma Diatmika.
Tabrakan tersebut menyebabkan Gede Adnyana Putra mengalami cedera kepala berat (CKB) dan sejumlah luka serius, termasuk robekan pada dagu, pelipis kanan, tumit kaki kanan, dan tangan kanan.
Meskipun segera dibawa ke RS Giri Emas untuk mendapatkan perawatan, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal oleh tim medis. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya