Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Catat! Predikat Sangat Inovatif tetap Dipertahankan Pemkab Buleleng lewat Badan Riset

Francelino Junior • Senin, 13 Januari 2025 | 20:05 WIB

 

Kepala BRIDA Buleleng, Made Supartawan (tengah) ketika menerima predikat sangat inovatif dari Kemendagri berkaitan dengan inovasi daerah. Di tahun 2025, pihaknya mengupayakan dengan maksimal.
Kepala BRIDA Buleleng, Made Supartawan (tengah) ketika menerima predikat sangat inovatif dari Kemendagri berkaitan dengan inovasi daerah. Di tahun 2025, pihaknya mengupayakan dengan maksimal.

SINGARAJA, radarbuleleng.id- Predikat sangat inovatif yang didapat Kabupaten Buleleng pada tahun 2024 dalam Indeks Inovasi Daerah (IID), kini diupayakan tetap bertahan di tahun 2025.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyiapkan sejumlah aksi kolaborasi.

Untuk diketahui, di tahun 2024 ada sejumlah riset dan inovasi yang dihasilkan oleh Buleleng, yang merujuk pada Himpunan Hasil Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Buleleng 2024 yang diluncurkan BRIDA Buleleng.

Yakni Kajian Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan, Kajian Pengembangan Model Kebijakan Mewujudkan Singaraja Sebagai Kota Pendidikan, dan Kajian Analisis Produk Unggulan Pertanian Daerah Kabupaten Buleleng dan Model Hilirisasinya. 

Kemudian ada Kajian Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kabupaten Buleleng, Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Bali, dan Kajian Potensi dan Tata Kelola Parkir Kabupaten Buleleng.

Kinerja-kinerja yang telah dilakukan, membuat Buleleng berhasil kembali meraih predikat sangat inovatif di tahun 2024 dalam IID yang yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Nasional (BSKDN).

Padahal sebelumnya, di tahun 2021-2023 Buleleng hanya meraih predikat inovatif. Sedangkan predikat sangat inovatif sebelumnya didapatkan pada tahun 2020 lalu.

Kepala BRIDA Buleleng, Made Supartawan mengatakan, prestasi yang diraih ini menjadi bukti nyata komitmen Buleleng, dalam mendorong perubahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Apalagi indikator dalam penilaian IID mencakup beberapa aspek. Mulai dari proposal inovasi, tema, manfaat, hingga penerapan inovasi yang harus bertahan minimal dua tahun.

”Evaluasi dari Kemendagri melalui IID, membuat kami terus memperbaiki dan menyesuaikan strategi agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berjumlah banyak, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya pada Minggu (12/1) siang.

Katanya, inovasi daerah bukan hanya menciptakan hal baru, namun juga memperbarui program atau kegiatan untuk mengatasi berbagai tantangan, baik di masyarakat maupun di lingkungan kerja pemerintah daerah.

Prestasi yang kemudian muncul, menunjukkan bahwa kolaborasi adalah elemen penting untuk menciptakan perubahan yang berdampak luas.

Supartawan menyebut, Kabupaten Buleleng optimis terus menjadi pionir, dalam inovasi daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Ditambah lagi dengan adanya dukungan langsung pemerintah kabupaten, melalui Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2023 yang mengatur tentang inovasi daerah, yang kemudian menjadi landasan hukum untuk berbagai program, seperti lomba ASN berprestasi dan pelatihan PROPER, diadakan untuk mendorong inovasi di kalangan pegawai negeri.

”Kolaborasi adalah kunci keberhasilan ini. Karena muara dari semua ini adalah meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Untuk tahun 2025, BRIDA Buleleng telah menyusun rencana yang melibatkan seluruh perangkat daerah dan inovator.

Tak hanya itu saja, Supartawan menyebut, kalau pihaknya membuka komunikasi dengan daerah lain juga, andai saja ada daerah yang mau mereplikasi inovasi yang sudah terbukti efektif.***

Editor : Donny Tabelak
#badan riset dan inovasi #pelayanan publik #pemkab buleleng #inovasi