SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Warga binaan di Lapas Singaraja yang putus sekolah, kini wajib mengikuti program kejar paket.
Mereka telah mengikuti program kejar paket sejak awal tahun ajaran pada Juli lalu. Kini, mereka sudah masuk dalam semester genap.
Tercatat ada 14 orang warga binaan yang mengikuti program tersebut. Seluruhnya berusia kurang dari 24 tahun.
Adapun warga binaan itu, sebanyak tiga orang mengikuti program kejar paket A atau setara SD, tiga orang mengikuti kejar paket B atau setara SMP, dan delapan orang mengikuti kejar paket C atau setara SMA.
Baca Juga: Inspiratif! Warga Binaan di Lapas Tabanan Dapat Layanan Konseling. Cegah Depresi di Penjara
Kepala Lapas Singaraja, I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra menjelaskan, pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng untuk pemenuhan pendidikan warga binaan.
Lewat program tersebut, Lapas ingin memberikan kesempatan kepada warga binaan yang putus sekolah. Sehingga mereka tetap mendapat pendidikan, setidaknya hingga setara SMA.
"Program ini diharapkan menjadi kegiatan pembinaan bagi warga binaan Lapas Singaraja. Selain itu juga mampu menjadi bekal untuk mempersiapkan warga binaan, ketika nanti kembali ke masyarakat," ucapnya.
Lebih lanjut Lanang mengatakan, program tersebut sudah dilakukan sejak 1,5 tahun lalu. Warga binaan yang usianya maksimal 24 tahun, wajib mengikuti program itu.
"Kami memilih WBP yang berusia maksimal 24 tahun. Sebab mereka ini disubsidi oleh pemerintah," katanya.
Baca Juga: Duh, Ternyata di Lapas Singaraja Over Kapasitas Warga Binaan, Begini Kata Kalapas yang Baru
Sementara itu, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Buleleng, Nyoman Cahyadi mengungkapkan, pelaksanaan program kesetaraan untuk semester II tahun ajaran 2024/2025 masih sama seperti tahun sebelumnya.
"Bagi warga binaan yang tergabung di kelas akhir baik itu Paket A, B, C akan berproses untuk mengikuti ujian kesetaraan," ungkapnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya