Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Perbatasan Tabanan Bikin Iri. Perbatasan Buleleng Cuma Tiang Besi Melintang

Eka Prasetya • Selasa, 4 Februari 2025 | 16:55 WIB
TIDAK TERURUS: Kondisi kawasan perbatasan di Buleleng. Tapal batas itu hanya berupa besi melintang yang tidak terurus.
TIDAK TERURUS: Kondisi kawasan perbatasan di Buleleng. Tapal batas itu hanya berupa besi melintang yang tidak terurus.

SUKASADA, RadarBuleleng.id - Proyek penataan kawasan perbatasan yang dilakukan Pemkab Tabanan, membuat iri.

Maklum saja, kawasan perbatasan mereka kini terlihat megah dan mengkilat. Jauh berbeda dengan wilayah tetangga, terutama di Buleleng.

Seperti yang terlihat di Jalan Raya Denpasar-Singaraja. Tepatnya di kawasan perbatasan antara Desa Pancasari di Buleleng dengan Desa Candikuning di Tabanan.

Gapura yang dibuat oleh Pemkab Tabanan terlihat megah. Gapura dengan warna dominan cokelat itu membentang di atas jalan raya.

Hal berbeda terlihat dengan kawasan perbatasan di wilayah Buleleng. Perbatasan  itu hanya berupa besi melintang di atas jalan raya.

Bahkan tanda perbatasan itu tidak terurus. Ada tanaman rambat yang dibiarkan di bagian atas besi tersebut.

Kondisi itu mendapat sorotan dari anggota DPRD Buleleng, Wayan Indrawan. Pria yang akrab disapa Jes itu mengaku malu sekaligus iri dengan perbaikan kawasan perbatasan tetangga.

Ia menyebut tapal batas Buleleng tidak terlalu kentara. Karena hanya berupa besi melintang. Tidak ada tanda-tanda bahwa warga sudah masuk wilayah Buleleng.

“Suasananya terlihat suram. Orang awam itu berpikir, setelah keluar Tabanan ini masuk wilayah apa. Nggak tahu, karena nggak ada penjelasan,” kata pria asal Desa Pancasari itu.

Jes menyebut dirinya sudah berkali-kali mengusulkan penataan kawasan perbatasan. Khususnya di kawasan Jalan Raya Denpasar-Singaraja. 

Usulan sudah pernah disampaikan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Buleleng, maupun Dinas Pariwisata Buleleng.

Seingat dirinya, dia sudah tiga kali mengajukan usulan kepada pemerintah untuk penataan perbatasan. Usulan itu disampaikan dalam forum rapat resmi.

Jes menyebut, usulan serupa juga pernah disampaikan anggota DPRD Buleleng, H. Mulyadi Putra.

“Tapi sampai sekarang tidak ada tindak lanjut. Sekarang daerah Tabanan buat yang bagus, sekarang tambah kusam perbatasan kita di Buleleng,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Anggota DPRD Buleleng, Wayan Indrawan berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kawasan perbatasan. Sebab hal itu berkaitan dengan citra sebuah daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#perbatasan #tabanan #buleleng #pancasari