SINGARAJA, Radarbuleleng.jawapos.com- Ratusan koperasi yang berstatus aktif di Kabupaten Buleleng, diminta untuk bergaya modern.
Ini sebagai upaya transformasi koperasi dapat tetap relevan dan berdaya saing di era digital saat ini.
Tentu mengubah gaya koperasi menjadi lebih modern dengan transformasi, bukan hanya sekedar tren, tetapi menjadi kebutuhan.
Sehingga dapat bergerak dengan cepat, menguasai data dan informasi, serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan keadaan terkini.
Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinkop UKM) Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta menyebutkan hingga saat ini tercatat ada 419 koperasi yang ada di Bali utara.
Dari jumlah tersebut, 81 diantaranya tidak aktif. Sehingga upaya-upaya konkret perlu dilakukan agar koperasi yang aktif tetap berkembang dan memberikan manfaat bagi anggotanya.
”Banyak koperasi di Buleleng sudah menerapkan digitalisasi. Ini harus terus didorong, agar koperasi semakin maju,” ujarnya pada Minggu (6/4).
Tantangan utama bagi koperasi saat ini adalah peningkatan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia (SDM).
Sudiarta menuturkan, dengan kemajuan teknologi saat ini sudah seharusnya koperasi harus beradaptasi dan terus berinovasi.
Yang perlu digaris bawahi, digitalisasi koperasi bukan sebatas implementasi aplikasi, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang lebih kuat.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan Dinas Dagperinkop UKM Buleleng adalah melakukan pendampingan ke beberapa koperasi, untuk menerapkan teknologi berbasis blockchain guna meningkatkan keamanan dan transparansi data.
Dengan blockchain, maka memungkinkan pencatatan transaksi yang tidak dapat diubah. Ini akan berdampak pada peningkatan kepercayaan anggota koperasi, terhadap pengelolaan keuangan.
”Pendampingan agar koperasi di Buleleng menjadi modern dan berdaya saing, terus dilakukan. Ditambah dengan program koperasi pinta dari Kementerian Koperasi dan UKM untuk mendorong percepatan digitalisasi koperasi,” tandas Sudiarta.***
Editor : Donny Tabelak