Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Peluru Bersarang di Dekat Jantung, Sales Minuman di Buleleng Selamat Usai Operasi di RS Prof Ngoerah Sanglah

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 15 April 2025 | 01:00 WIB

 

Ilutsrasi senjata api
Ilutsrasi senjata api

RadarBuleleng.id – Nasib baik masih berpihak pada Eka Suryani, 43, seorang sales minuman prebiotik asal Kelurahan Sukasada, Buleleng. 

Wanita tersebut diduga menjadi korban peluru nyasar yang bersarang di tubuhnya. Dia berhasil diselamatkan setelah menjalani operasi di RSUP Prof. Ngoerah, Denpasar, Sabtu (12/4/2025) pagi.

Meski sempat mengalami luka serius akibat proyektil yang menembus punggungnya, korban kini sudah dalam kondisi stabil dan telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit pada Senin (14/4/2025). Hanya berselang dua hari pasca operasi.

Peluru senjata api berwarna kuning sepanjang 2 sentimeter itu bersarang tepat di atas diafragma. Perbatasan antara dada dan perut. 

Proyektil tersebut bahkan ditemukan tak jauh dari tulang belakang dan berada di area belakang jantung.

“Peluru kami temukan melalui CT-scan di bagian punggung belakang, tepatnya di atas diafragma. Untungnya tidak mengenai organ vital seperti jantung atau pembuluh besar,” ujar dr. I Wayan Sudarma, Spesialis Bedah Thoraks dan Kardiovaskular RSUP Prof. Ngoerah Sanglah.

Tim dokter melakukan operasi bedah dada dengan sayatan kecil sepanjang lima sentimeter. Menurut dr. Sudarma, peluru dalam kondisi utuh dan tak menyebabkan perdarahan aktif.

“Kami tidak menemukan sumber perdarahan aktif, dan paru-paru korban pun tidak mengalami kerusakan serius. Tidak diperlukan tindakan tambahan seperti penjahitan atau pengangkatan jaringan,” jelasnya.

Operasi pengangkatan proyektil berlangsung selama 1,5 jam. Usai operasi, kondisi pasien langsung membaik. 

Alat bantu napas berhasil dilepas, dan pasien kemudian dipindahkan ke ruang perawatan High Care Unit (HCU) di lantai dua ruang Burn Unit.

Tim medis juga memasang selang dada untuk memantau kemungkinan perdarahan lanjutan. Setelah kondisi dipastikan stabil, selang dilepas dan pasien sudah bisa duduk serta berjalan. 

“Pasien kami nilai cukup kuat untuk menjalani rawat jalan, sehingga kami izinkan pulang,” tambah dr. Sudarma.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang wanita asal Kelurahan Sukasada, Buleleng, menjadi korban tembakan senapan angin. Dampaknya korban mengalami luka di bagian punggung. 

Korban sempat dilarikan ke RSUD Buleleng untuk menjalani perawatan. Tim medis menemukan bahwa proyektil peluru bersarang di dada korban.

Tim medis RSUD Buleleng memutuskan langsung merujuk korban ke RS Prof Ngoerah Denpasar guna proses perawatan lebih lanjut. 

Pelaku aksi penembakan masih misterius. Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#proyektil #minuman #senjata api #Sanglah #peluru #sales #luka #sukasada #buleleng