Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Sosok Mendiang Aipda Sudi, Polisi Murah Senyum yang Selalu Menolong Warga

Eka Prasetya • Kamis, 28 Agustus 2025 | 01:40 WIB

 

KORBAN TABRAK LARI: Aipda Kadek Sudi Adnyana. Dia menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Singaraja-Seririt
KORBAN TABRAK LARI: Aipda Kadek Sudi Adnyana. Dia menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Singaraja-Seririt

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Senyum ramah Aipda Kadek Sudi Adnyana kini tinggal kenangan. 

Personel Polres Buleleng itu menghembuskan napas terakhir setelah menjadi korban tabrak lari di Jalan Raya Seririt–Singaraja, Senin (25/8/2025) malam.

Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga masyarakat Desa Kayuputih Melaka, Kecamatan Sukasada, tempat ia tinggal. 

Di mata warga, Aipda Sudi bukan sekadar polisi, melainkan sahabat yang selalu siap membantu.

Perbekel Kayuputih, Gede Gelgel Ariawan menuturkan, almarhum dikenal dekat dengan warganya. 

Ia kerap menjadi tempat bertanya, khususnya soal hukum maupun prosedur pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM). 

“Almarhum selalu siap mendampingi warga yang butuh bantuan, baik untuk konsultasi hukum maupun mengurus SIM. Kami sangat kehilangan sosok panutan terbaik,” ungkap Gelgel saat dihubungi pada Rabu (27/8/2025).

Di lingkungan kerja, kesan yang sama juga terpatri. Setelah bertugas di urusan SIM, Aipda Sudi mendapat penugasan baru sebagai Banit Regident Polres Buleleng.

Di penugasan baru itu, ia lebih banyak bersentuhan dengan kepengurusan pajak kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, menyebut almarhum sebagai pribadi yang rendah hati dan penuh semangat menolong. 

“Semasa hidup, beliau dikenal ramah, baik hati, murah senyum, dan suka membantu siapa saja, baik rekan kerja maupun masyarakat,” katanya.

Sejak kabar duka itu tersiar, personel Satlantas Polres Buleleng bergantian mendatangi rumah duka. 

“Kalau saya rencananya nanti sore akan melayat,” imbuh AKP Bachtiar.

Tragedi yang merenggut nyawa polisi berusia 40 tahun ini bermula saat ia mengendarai Yamaha NMAX DK 2626 UAA dari arah Seririt menuju Singaraja pada Senin (25/8/2025) malam. 

Dari arah berlawanan, sebuah truk merah melaju kencang dan mengambil jalur terlalu ke kanan. Tabrakan pun tak terhindarkan. 

Aipda Sudi terjatuh dan mengalami luka serius. Ia sempat dilarikan ke RSU Parama Sidhi Singaraja, namun sekitar pukul 19.45 WITA, dokter menyatakan nyawanya tidak tertolong.

Mendiang meninggalkan seorang istri dan empat anak yang masih duduk di bangku sekolah. Rencananya, jenazahnya akan dikremasi di Setra Desa Adat Dharmajati Tukadmungga pada Kamis (28/8/2025).

Kini, masyarakat Kayuputih benar-benar kehilangan sosok polisi sederhana yang selalu hadir untuk warganya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#Kayuputih #hukum #keluarga #kasat #kenangan #surat izin mengemudi #Aipda #sim #desa #Polres Buleleng #lantas #pajak #sukasada #personel #tabrak lari #duka