SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Buleleng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari di wilayah Desa Tukadmungga, Buleleng, sejak Rabu (17/9/2025).
Pelatihan itu diikuti oleh 25 orang kepala desa atau perbekel di Kabupaten Buleleng, yang sudah menganggarkan program P4GN di desanya.
Bimtek dibuka oleh Kepala Sub Bagian Umum BNNK Buleleng, Made Melly Suardani, mewakili Kepala BNNK Buleleng.
Dalam kesempatan tersebut, Melly mengenalkan jargon baru BNN, yakni War on Drugs for Humanity.
“Artinya, selain tindakan tegas terhadap bandar dan pengedar, BNN juga mengedepankan pendekatan humanis melalui pencegahan dan rehabilitasi. Perang terhadap narkoba bukan hanya represif, tapi juga menyentuh sisi kemanusiaan,” jelas Melly.
Ia menambahkan, para perbekel memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pencegahan di desa.
“Harapannya Bapak Ibu bisa menjadi penyuluh, konsultan, fasilitator, sekaligus penggalang informasi terkait narkoba. Karena yang paling tahu kondisi lapangan adalah perbekel sendiri,” tegasnya.
BNNK Buleleng berharap melalui kegiatan ini terbangun sinergi kuat antara pemerintah desa dan BNN untuk melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.
Sejumlah narasumber hadir memberikan materi, di antaranya Rektor Universitas Panji Sakti Singaraja I Nyoman Gede Remaja dengan topik Narkotika dalam Perspektif Hukum.
Kepala Dinas Sosial Buleleng Putu Kariaman Putra tentang Rencana Aksi P4GN/
Psikolog Undiksha Singaraja, Nice Maylani mengenai Pengembangan Karakter Individu Penggiat P4GN.
Serta Kepala Bidang PKP Dinas Kominfo Santi Buleleng Putu Suryada Shanti yang membawakan materi Literasi Digital dalam Bermedia Sosial. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya