SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus memperkuat komitmen menjaga kebersihan lingkungan, khususnya aliran sungai yang rawan meluap saat musim hujan.
Seperti yang terlihat pada Jumat (21/11/2025), Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra didampingi Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, memimpin aksi bersih-bersih yang dipusatkan di kawasan Kali Mumbul.
Lokasi tersebut sengaja dipilih karena menjadi salah satu titik yang kerap bermasalah akibat penumpukan sampah dan banjir di Buleleng.
“Kegiatan hari ini kita fokuskan di Kali Mumbul karena lokasi ini sering tergenang. Astungkara masyarakat ikut berpartisipasi,” ujar Bupati Sutjidra.
Aksi gotong royong tersebut diikuti masyarakat, unsur Organisasi Perangkat Daerah, serta aparat TNI dan Polri.
Baca Juga: Pemkab Buleleng Tertibkan Aset Tugu dan Gapura Batas Wilayah, Banyak Belum Tercatat
Bupati Sutjidra menegaskan kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala sebagai langkah antisipasi menghadapi curah hujan yang diprediksi meningkat.
“Kegiatan ini akan terus berlanjut untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan. Menurut BMKG, curah hujan cukup tinggi hingga Februari,” terangnya.
Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai mulai menunjukkan perkembangan positif.
“Masyarakat mulai sadar untuk membersihkan aliran sungai, termasuk di kawasan permukiman,” jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Sutjidra kembali menegaskan pentingnya kesadaran bersama dalam pengelolaan sampah, terutama sampah plastik yang menjadi pemicu utama penyumbatan aliran air.
“Masalahnya bukan hanya air hujan, tetapi saluran tersumbat. Karena itu semua pihak termasuk masyarakat harus bersama-sama menjaga sungai. Ini tanggung jawab kita semua,” tegasnya.
Aksi di Kali Mumbul merupakan bagian dari program Buleleng Bersih Sungai, kegiatan rutin setiap Jumat di berbagai titik sungai di Buleleng.
Program ini tak sekadar membersihkan sampah, tetapi juga membangun kesadaran bahwa menjaga sungai berarti menjaga keselamatan daerah dari risiko banjir.
“Cuaca tidak bisa kita tebak. Pagi cerah, sore bisa hujan deras disertai petir. Karena itu kita harus bergerak, tidak menunggu bencana datang,” tegasnya.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah, di akhir kegiatan Bupati Sutjidra menyerahkan paket sembako kepada warga sekitar sungai sebagai dukungan bagi masyarakat yang ikut menjaga lingkungan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya