SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kabupaten Buleleng, Bali, hingga kini belum memiliki Rumah Potong Hewan (RPH) khusus babi yang layak dan memenuhi standar.
Kondisi tersebut menjadi persoalan mendesak bagi Dinas Pertanian Buleleng, mengingat kebutuhan pemotongan babi di daerah tersebut tergolong tinggi. Baik untuk konsumsi harian maupun saat hari raya keagamaan.
Saat ini, satu-satunya RPH yang dimiliki Dinas Pertanian Buleleng hanya melayani pemotongan sapi.
Akibatnya, proses pemotongan babi masih banyak dilakukan di rumah-rumah warga dengan pengawasan langsung petugas.
Namun pola ini dinilai belum ideal karena sulit memenuhi standar operasional sebagaimana di RPH.
Baca Juga: Mantap! Atlet Buleleng Rebut Dua Perak di Kejurnas Aeromodelling 2025
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, tidak menampik bahwa ketiadaan RPH babi menjadi kendala utama dalam menjamin keamanan pangan.
“Kalau soal SOP tentu tidak sesuai, meskipun pemerintah hadir saat dibutuhkan. Tapi tanpa fasilitas RPH khusus babi, manfaatnya belum maksimal,” ujar Melandrat.
Selain menjamin kualitas daging, keberadaan RPH babi juga dipandang memiliki potensi besar meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Kalau babi masuk ke rumah potong hewan, pasti akan lebih bersih, higienis. Kalau ada yang mengandung penyakit, juga bisa kami cegah biar tidak beredar ke masyarakat. Mudah-mudahan tahun 2026 bisa terwujud,” harapnya.
Di tengah keterbatasan fasilitas, Dinas Pertanian mengandalkan pemeriksaan antemortem dan postmortem untuk memastikan daging yang beredar aman dikonsumsi.
Pemeriksaan dilakukan langsung di lokasi pemotongan tradisional dan dilanjutkan pengecekan di pasar.
“Sebelum ternak disembelih, kami cek di lokasi. Setelah disembelih, kami cek lagi di pasar,” jelasnya.
Pada momentum Hari Raya Galungan terbaru, Dinas Pertanian bahkan mengerahkan 27 dokter hewan untuk memantau pemotongan babi di sembilan kecamatan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya