Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Pimpin PMI Buleleng Periode 2025–2030, Supriatna Dorong Penguatan Layanan Kemanusiaan

Eka Prasetya • Kamis, 25 Desember 2025 | 01:01 WIB

 

SAH: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna (dua dari kanan) resmi memimpin PMI Buleleng periode 2025-2030.
SAH: Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna (dua dari kanan) resmi memimpin PMI Buleleng periode 2025-2030.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra meminta jajaran Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng periode 2025–2030 untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan layanan kemanusiaan. 

Permintaan itu disampaikan meski kinerja PMI Buleleng selama ini dinilai sudah sangat baik dan bahkan menjadi rujukan sejumlah daerah lain di Bali maupun nasional.

Arahan tersebut disampaikan Sutjidra saat pelantikan Dewan Kehormatan dan Pengurus PMI Buleleng periode 2025–2030 di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Selasa (23/12/2025). 

Bupati Sutjidra, yang juga pernah terlibat dalam kepengurusan sebelumnya, menekankan pentingnya keberlanjutan program sekaligus peningkatan kinerja. 

Di hadapan Ketua Dewan Kehormatan Ketut Ngurah Arya dan Ketua PMI Buleleng Gede Supriatna beserta jajaran pengurus, ia berharap capaian-capaian yang telah diraih tidak hanya dipertahankan, tetapi ditingkatkan.

“Program-program yang sudah berjalan dengan baik harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan lagi,” ujar Sutjidra.

Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan generasi muda sebagai tulang punggung relawan di masa depan. 

Menurutnya, peran Palang Merah Remaja (PMR), Tenaga Sukarela (TSR/UPM), hingga relawan Wira sangat strategis dalam mendukung berbagai aksi kemanusiaan dan penanganan kebencanaan.

Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Buleleng berkomitmen memberikan dukungan, termasuk dalam penyediaan sarana dan prasarana. 

“Kami akan menambah dukungan sarpras. Harapannya, PMI Buleleng yang kini sudah menjadi rujukan bisa semakin mantap lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PMI Buleleng periode 2025–2030, Gede Supriatna, menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati. 

Ia mengakui tantangan ke depan tidak ringan, terutama dalam penanganan bencana yang membutuhkan kesiapan mental, keterampilan, dan keikhlasan relawan.

“Kualitas relawan PMI Buleleng yang sudah diakui harus terus dijaga. Pelatihan-pelatihan akan kami perkuat, khususnya untuk penanganan kebencanaan dan tugas-tugas sosial kemanusiaan,” kata Supriatna.

Selain itu, PMI Buleleng di bawah kepemimpinannya akan memberi perhatian khusus pada penguatan kembali program PMR di sekolah-sekolah serta peningkatan partisipasi relawan dari kalangan perguruan tinggi. 

Upaya tersebut dinilai penting untuk menanamkan nilai kesiapsiagaan bencana sejak dini dan memperluas basis relawan.

Supriatna juga berharap dukungan dan pembinaan berkelanjutan dari Bupati Buleleng serta masyarakat luas, baik dalam kegiatan donor darah, kesiapsiagaan bencana, maupun program kemanusiaan lainnya. 

Ia optimistis, dengan sinergi semua pihak, PMI Buleleng ke depan dapat memberikan layanan yang lebih baik lagi.

“Kepengurusan sebelumnya sudah sangat baik dan sering menjadi rujukan daerah lain. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk membawa PMI Buleleng melangkah lebih maju,” pungkasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kemanusiaan #rumah jabatan #PMI Buleleng #bupati buleleng #palang merah remaja #palang merah indonesia #kinerja #pengurus #bupati #dewan kehormatan #Nyoman Sutjidra #pmr #pmi #buleleng #relawan