SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Setelah lama menanti, pasukan rescue alias pasukan penyelamatan di Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, akhirnya mendapat armada khusus.
Armada itu akan digunakan pasukan penyelamatan untuk melakukan tugas-tugas penyelamatan, evakuasi, maupun tugas lainnya.
Selama ini pasukan rescue di Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng sering menerima permintaan untuk melakukan tugas evakuasi.
Tugas yang paling sering dilakukan adalah mengevakuasi reptil seperti ular atau biawak. Terkadang mereka juga mengevakuasi sarang lebah.
Beberapa kali petugas juga diminta mengevakuasi hewan ternak yang jatuh ke sumur kering.
Nah selama menjalankan tugas-tugas itu, mereka hanya memanfaatkan armada yang tersedia.
Terkadang mereka menggunakan mobil panther yang sebenarnya menjadi armada pemadam kebakaran.
“Sebenarnya ada mobil innova, tapi itu untuk sosialisasi. Kalau sedang tidak ada kegiatan sosialisasi, biasanya pakai mobil itu,” ujarnya.
Adapun armada anyar yang diberikan kepada Tim Reaksi Cepat (TRC) atau pasukan penyelamatan adalah mobil ranger untuk keperluan rescue. Mobil itu dibeli dengan harga Rp 697 juta.
“Supaya kinerja penyelamatan juga lebih maksimal. Tidak menunggu kesediaan kendaraan yang standby di markas. Karena memang armada yang ada sangat terbatas,” kata Arya.
Lebih lanjut Arya mengatakan pihaknya juga akan melakukan modifikasi dua unit sepeda motor trail yang ada saat ini. Sehingga dapat digunakan untuk melakukan pemadaman kebakaran skala kecil.
Selain itu pihaknya juga berencana membeli armada pemadam dengan kapasitas hingga 3.000 liter, untuk memperkuat armada yang ada. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya