SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Upaya Pemkab Buleleng memperkuat kemandirian pangan mulai menunjukkan hasil.
Varietas beras khas Buleleng bernama Semeton Buleleng berhasil dipanen di lahan Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Tangguwisia, Kecamatan Seririt, Jumat (2/1/2026) lalu.
Panen ini menjadi penanda bahwa varietas hasil pemuliaan lokal tersebut telah mampu beradaptasi dengan baik di wilayah Buleleng.
Kepala Dinas Pertanian Buleleng, Gede Melandrat, menyebut panen kali ini menggunakan varietas Semeton Buleleng dengan label biru yang tidak diperuntukkan untuk ditanam ulang.
“Varietas Semeton Buleleng ini sudah masuk label biru. Artinya tidak boleh ditanam ulang, tapi tingkat adaptasinya sudah bisa dipercaya, mampu tumbuh dan memberikan produksi di Buleleng, khususnya di Tangguwisia,” ujar Melandrat.
Ia menjelaskan, uji tanam varietas ini juga mulai dikembangkan di wilayah Banyuning. Selanjutnya, Pemkab Buleleng akan memperkuat sosialisasi dan pengembangan dengan menggandeng pemulia tanaman dari Malang.
Beras Semeton Buleleng merupakan padi hibrida hasil silangan karya putra daerah Buleleng. Varietas ini diciptakan oleh pemulia tanaman asal Tejakula, yang kemudian menyerahkan hasil karyanya kepada Pemkab Buleleng untuk dikembangkan.
“Ini hasil silangan oleh orang Buleleng. Kita punya pemulia tanaman dari Tejakula, seorang akademisi juga. Varietas ini kemudian diberi nama Semeton Buleleng,” jelasnya.
Dari sisi produktivitas, Semeton Buleleng dinilai sangat menjanjikan. Berdasarkan hasil uji tanam, varietas ini mampu menghasilkan lebih dari enam ton gabah per hektar, dengan capaian produksi mencapai 6,4 ton per hektar.
Keunggulan lainnya, batang tanaman tergolong kokoh sehingga tidak mudah rebah, relatif tahan terhadap serangan hama burung, serta lebih hemat air. Varietas ini juga memiliki fleksibilitas musim tanam.
“Semeton Buleleng ini hemat air dan bisa ditanam pada periode musim tanam kedua hingga ketiga, saat faktor air menjadi penentu. Masa panennya sekitar 110 hari,” ungkap Melandrat.
Dengan berbagai keunggulan tersebut, Dinas Pertanian Buleleng berharap varietas Semeton Buleleng dapat dikembangkan lebih luas di seluruh wilayah Buleleng sebagai bagian dari penguatan pangan berbasis potensi lokal. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya