Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Melahirkan di Pantai Sangsit, ODGJ Asal Papua Barat Dititipkan di Rumah Aman Buleleng

Eka Prasetya • Minggu, 18 Januari 2026 | 17:28 WIB

 

HEBOH: Aparat desa, kepolisian, dan petugas medis mendatangi salah satu gubuk di pesisir Pantai Pabean Sangsit. Warga heboh dengan temuan bayi baru lahir yang diduga dilahirkan seorang ODGJ.
HEBOH: Aparat desa, kepolisian, dan petugas medis mendatangi salah satu gubuk di pesisir Pantai Pabean Sangsit. Warga heboh dengan temuan bayi baru lahir yang diduga dilahirkan seorang ODGJ.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Perempuan berinisial NP, 21, yang sebelumnya ditemukan melahirkan seorang diri di pesisir Pantai Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Bali, kini telah mendapatkan penanganan. 

Wanita dengan riwayat gangguan jiwa (ODGJ) itu dievakuasi dan sementara dititipkan di Rumah Aman Kasih Sayang yang berlokasi di Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

NP diketahui seorang diri berada di Buleleng tanpa keluarga. Berdasarkan data identitas, ia tercatat sebagai warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, dengan status belum menikah. Kondisi tersebut membuatnya dikategorikan sebagai ODGJ terlantar.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengungkapkan, sekitar dua tahun lalu NP sempat mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bali di Bangli. 

Namun, tanpa sepengetahuan pihak dinas, ia kembali ke wilayah Sangsit dan hidup berpindah-pindah.

“Informasinya tidak ada keluarga di Buleleng. KTP-nya juga masih Papua Barat. Dengan demikian kami anggap yang bersangkutan terkategori tidak ada keluarga atau terlantar,” ujar Kariaman, Minggu (18/1/2026).

Selama berada di Sangsit, NP tinggal di sebuah pondok atau gubuk milik warga di sekitar pesisir pantai. 

Begitu menerima laporan bahwa yang bersangkutan melahirkan, Dinsos Buleleng langsung bergerak memberikan perlindungan kepada ibu dan bayi.

“Selanjutnya ibu dan bayi kami bawa ke Unit Gawat Darurat Puskesmas I Sawan untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan,” jelasnya.

Hasil pemeriksaan medis menyatakan kondisi NP dan bayinya dalam keadaan sehat. Bayi laki-laki tersebut lahir dengan berat badan 2,9 kilogram dan proses persalinan berlangsung normal.

Setelah kondisi keduanya stabil, Dinsos Buleleng memfasilitasi penitipan NP bersama bayinya di Rumah Aman Kasih Sayang. 

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan ibu dan bayi memperoleh perlindungan, pengasuhan, serta perawatan lanjutan secara optimal. 

“Untuk pemenuhan kebutuhan dasar, sudah difasilitasi oleh yayasan,” kata Kariaman.

Meski memiliki riwayat gangguan jiwa, NP masih bisa diajak berkomunikasi, meski dalam durasi terbatas. Dinsos Buleleng berencana memfasilitasi pengobatan lanjutan terhadap kondisi kejiwaan yang bersangkutan.

“Kami akan fasilitasi perawatan kesehatannya. Di RSUD sudah ada poli kejiwaan, sehingga kami arahkan ke sana agar kondisinya membaik dan bisa merawat bayinya. Sejauh ini, dia juga sudah bisa memberikan ASI,” ungkapnya.

Kariaman menambahkan, pihaknya sempat menanyakan terkait sosok yang menghamili NP. Namun tidak ada keterangan jelas yang bisa diperoleh. 

Kariaman mengatakan, Dinsos tidak memiliki kewenangan untuk memaksa memberikan keterangan lebih jauh.

“Tugas kami memberikan penyelamatan dan perlindungan kepada ODGJ terlantar dan bayinya. Untuk indikasi lain, itu kami serahkan kepada aparat penegak hukum,” tegas pejabat asal Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, tersebut.

Dinsos Buleleng juga telah menyampaikan laporan terkait keterlantaran NP kepada Dinas Sosial P3A Provinsi Bali. Diharapkan, penanganan lanjutan dapat dilakukan melalui koordinasi lintas provinsi.

“SOP-nya memang seperti itu. Karena yang bersangkutan berasal dari luar Bali, maka penanganannya melalui koordinasi antar Dinas Sosial provinsi,” pungkas Kariaman. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#sawan #bali #odgj #papua barat #rumah aman #Pantai Sangsit #dinsos #gangguan jiwa #Tegallinggah #rumah sakit jiwa #bangli #rsj #sukasada #yayasan #perempuan #buleleng #pondok #melahirkan #manokwari #Sangsit #terlantar