Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, Buleleng Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi

Eka Prasetya • Rabu, 21 Januari 2026 | 10:40 WIB

 

Pemantauan cuaca dari citra satelit pada monitor di kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan.
Pemantauan cuaca dari citra satelit pada monitor di kantor BMKG Wilayah IV Makassar, Sulawesi Selatan.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sebagian besar wilayah Bali, termasuk Kabupaten Buleleng, dalam sepekan ke depan.

Kepala Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III, Cahyo Nugroho, menjelaskan bahwa BMKG mengidentifikasi adanya perkembangan signifikan dalam dinamika atmosfer yang berpotensi meningkatkan intensitas curah hujan pada periode Rabu (21/1/2026) hingga Selasa (27/1/2026).

Dalam periode tersebut, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir atau kilat serta angin kencang. 

“Cuaca ekstrem ini berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Bali, termasuk Buleleng,” kata Cahyo dalam siaran pers yang diterima pada Rabu (21/1/2026) siang.

Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor, bergantung pada tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Selain hujan lebat, BMKG juga mengingatkan potensi gelombang laut tinggi di perairan sekitar Bali. 

Untuk wilayah Perairan Utara Bali, termasuk pesisir Buleleng, serta Selat Lombok bagian utara, tinggi gelombang diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. 

Sementara itu, gelombang lebih tinggi berpotensi terjadi di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok bagian selatan, dan Perairan Selatan Bali dengan ketinggian mencapai 2,5 hingga 4,0 meter.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah rawan seperti Buleleng, agar meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah antisipatif untuk meminimalkan risiko dampak cuaca ekstrem. 

Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas harian agar tetap aman dan tidak memaksakan diri saat kondisi cuaca memburuk.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk terus memantau informasi resmi cuaca dari BMKG. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #curah hujan #bmkg #Gelombang #banjir bandang #hujan #tanah longsor #Hidrometeorologi #angin kencang #banjir #buleleng #cuaca ekstrem