SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Sempat mereda, wacana pengembangan bandara baru di Bali Utara kembali menghangat.
Momentum tersebut mencuat setelah kunjungan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) RI, Muhammad Qodari, ke Buleleng.
Dalam kunjungan tersebut, Qodari bahkan meninjau Lapangan Terbang (Lapter) Letkol Wisnu di Desa Sumberkima, guna melihat kesiapan fasilitas serta potensi pengembangannya.
Saat berkunjung, Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tampak mendampingi Qodari.
Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, menilai kehadiran orang dekat Presiden RI, Prabowo Subianto, menjadi peluang strategis untuk mengangkat potensi Bali Utara di sektor transportasi udara ke level nasional.
”Lapangan Terbang Letkol Wisnu sangat perlu dipromosikan agar informasinya sampai ke telinga pemerintah pusat,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Secara teknis, lapter dinilai memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi bandara internasional.
Namun, Ngurah Arya menekankan bahwa kunci utama realisasi proyek ini terletak pada koordinasi lintas pemerintah agar tidak terjadi tumpang tindih kebijakan.
Sejumlah informasi menyebutkan, skema pengembangan bandara saat ini masih dibahas di tingkat pusat.
Bahkan, tengah disiapkan lahan awal sekitar 80 hektar di sekitar lokasi bandara untuk mendukung ekspansi.
Meski demikian, DPRD mengingatkan agar komunikasi antara pemerintah daerah dan pusat tidak terputus. Tanpa koordinasi yang intensif, rencana besar ini berpotensi kembali mandek seperti sebelumnya.
”Kini bolanya ada di pemerintah pusat. Kami berharap gubernur Bali dapat terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, untuk mematangkan rencana ini,” tegasnya.
Diketahui, pengelolaan Bandara Letkol Wisnu kini sepenuhnya berada di bawah Pemprov Bali.
Lapangan terbang dengan luas sekitar 15 hektar ini sebelumnya merupakan aset bersama antara Pemkab Buleleng dan Pemprov Bali. Adapun lahan runway merupakan milik pemerintah kabupaten.
Pada Januari 2025 lalu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI, Maruarar Sirait sempat berkunjung ke lapter tersebut. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya